Sudah Negatif Covid-19, Kapan Sebaiknya Kembali Beraktivitas? Ini Petunjuknya
Senin, 14 Februari 2022 | 22:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hari ini, Senin (14/2/2022), melaporkan angka kesembuhan pasien Covid-19 bertambah 13.338 dan total pasien sembuh tercatat 4.323.101 orang. Pertambahan pasien sembuh hari ini menurun jauh dibandingkan Minggu (13/2/2022) kemarin sebanyak 26.916.
Selanjutnya muncul pertanyaan bagaimana caranya untuk kita mengetahui jika benar-benar sudah negatif atau sembuh dari Covid-19 sehingga tidak akan menularkan lagi ke orang lain?
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi pun menjelaskan bahwa arti negatif atau sembuh berarti sudah melewati masa penularan dan gejala klinis sudah hilang. Kedua syarat ini harus dipenuhi bersamaan dan tidak boleh hanya salah satu.
Baca Juga: Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Jakarta Dua Kali Lipat Kasus Positif
"Untuk pasien Covid-19 yang sudah kembali negatif Covid-19 dan merasa sehat, tidak ada gejala serta hari ke 5 dan 6 sudah memeriksakan diri (tes swab) polymerase chain reaction (PCR) negatif, sudah bisa kembali beraktivitas atau melakukan mobilitas," katanya kepada Beritasatu.com, Senin (14/2/2022).
Sementara, lanjut dia, bagi pasien yang yang melakukan isolasi mandiri (isoman) sudah menyelesaikannya selama 10 hari atau 13 hari bebas gejala.
"Umumnya saat ini diperkirakan waktu sekitar 10 hari setelah tes terkonfirmasi positif. Jika Anda tidak mengalami gejala apapun, tidak demam, maka Anda dapat dianggap tidak lagi dapat menularkan virus dan bisa kembali beraktivitas," ungkap dr Nadia yang juga juru bicara vaksinasi Kemenkes.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




