ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ini Tips Memilih Laboratorium yang Tepat untuk Tes PCR dan Antigen

Rabu, 23 Februari 2022 | 15:18 WIB
HS
JM
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: JEM
Ilustrasi
Ilustrasi "swab test". (Antara/Oky Lukmansyah)

Jakarta, Beritasatu.com - Masyarakat diminta bijaksana dalam memilih laboratorium untuk melakukan pemeriksaan (testing) sebagai tolok ukur tunggal deteksi sebuah penyakit, termasuk dalam skrining untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Kepala Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan (Pusjak SKK dan SDK) Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Wirabrata mengatakan mekanisme uji usap dengan polymerase chain reaction (PCR) merupakan metode deteksi yang dianggap paling akurat dengan sensitivitas mencapai 86% dengan nilai spesifisitas 96%.

"Fungsi laboratorium adalah untuk menetapkan pemeriksaan sampel spesimen dan menjawab hasil yang akurat," katanya saat berbicara dalam konferensi virtual bertema "Peran Laboratorium dalam Uji Diagnostik Covid-19", Selasa (22/2/2022) malam.

Baca Juga: Akui Keliru Vonis Covid-19 Sebelum Tes PCR, Rumah Sakit di Depok Minta Maaf

ADVERTISEMENT

Berikut tips memilih laboratorium yang tepat dan bisa dipercaya untuk melakukan tes PCR maupun tes antigen Covid-19:

1. Laboratorium memiliki proses akreditasi yaitu pemeriksaan di internal dan penilaian lembaga atau pemantauan di eksternal.

2. Adanya laboratorium pembina, dalam hal ini dinas kesehatan di provinsi setempat yang bertugas melakukan perizinan, pembinaan, dan pengawasan.

3. Pengelolaan manajemen sumber daya manusia (SDM) di laboratorium Covid-19, memiliki rujukan nasional yang dikendalikan dengan jadwal ketat agar beban kerja tenaga kesehatan (nakes) laboratorium Covid-19 di provinsi, kabupaten/kota juga sudah dibagi agar spesimen yang masuk dalam laboratorium tidak terjadi penumpukan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Singgung Covid-19, Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK

Singgung Covid-19, Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK

NASIONAL
IDAI Serukan langkah untuk Antisipasi Hantavirus

IDAI Serukan langkah untuk Antisipasi Hantavirus

LIFESTYLE
Wabah Virus Hanta di Kapal Pesiar, Akankah Jadi Pandemi Baru?

Wabah Virus Hanta di Kapal Pesiar, Akankah Jadi Pandemi Baru?

LIFESTYLE
Varian Covid-19 Cicada Dipastikan Belum Masuk Indonesia

Varian Covid-19 Cicada Dipastikan Belum Masuk Indonesia

LIFESTYLE
Varian Covid-19 Cicada Muncul di Banyak Negara, Ini Gejalanya

Varian Covid-19 Cicada Muncul di Banyak Negara, Ini Gejalanya

LIFESTYLE
Covid-19 Bisa Tinggalkan Dampak Permanen di Otak, Ini Temuannya

Covid-19 Bisa Tinggalkan Dampak Permanen di Otak, Ini Temuannya

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon