Dibatalkan Jadi Pembicara HAM oleh USAID, Bima Arya Kecewa
Rabu, 30 Maret 2022 | 16:44 WIB
Bogor, Beritasatu.com - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menanggapi pembatalan dirinya sebagai pembicara hak asasi manusia (HAM) dan dikeluarkannya Kota Bogor sebagai kota ramah HAM di forum The Indonesia Civil Society Forum 2022.
Kegiatan The Indonesia Civil Society Forum 2022 diinisiasi USAID dan Madani akan diadakan di Jakarta pada Kamis (31/3/2022).
Bima menyebut dirinya kecewa lantaran pencabutan Kota Bogor sebagai kota ramah HAM dan pembatalan dirinya sebagai pembicara di forum The Indonesia Civil Society Forum 2022.
"Kemarin pihak USAID mendadak membatalkan secara sepihak tanpa ada kesempatan untuk memberikan penjelasan atau klarifikasi yang memadai," kata Bima Arya kepada Beritasatu.com, Rabu (30/3/2022).
Baca Juga: USAID Batalkan Bima Arya Jadi Pembicara HAM, Ini Alasannya
Kata dia, dirinya mendapat undangan dari USAID sejak Februari 2022. Bima pun merespon positif undangan tersebut dengan alasan Kota Bogor sangat menghargai serta berupaya untuk menjadikan kota ramah HAM.
"Saya respon segera secara positif dan kesediaan memenuhi undangan untuk menjadi pembicara pada forum tersebut. Kesempatan baik untuk berbagi tentang upaya yang tidak mudah dalam membangun kota yang inklusif dan toleran," jelas Bima.
Kata dia, Pemerintah Kota Bogor dalam 8 tahun terakhir untuk menguatkan komitmen atas pemenuhan HAM bagi warga Kota Bogor tanpa kecuali.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




