Hadapi Varian Baru Covid-19 di 2023, Ini Kata Epidemiolog
Rabu, 24 Agustus 2022 | 20:15 WIB
Jakarta, Beritasatu.com- Terkait ancaman varian baru Covid-19 pada awal tahun 2023, epidemiolog Dicky Budiman memberikan beberapa saran. Diketahui, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memprediksi akan muncul varian baru Covid-19 pada awal tahun 2023. Hal tersebut disebabkan karena kasus konfirmasi Covid-19 di sejumlah negara di dunia sedang mengalami peningkatan yang cukup tinggi, sehingga bisa menimbulkan mutasi varian baru Covid-19.
Merespons hal tersebut, epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan, untuk mencegah terjadinya mutasi virus, baik tingkat global maupun Indonesia, pemerintah perlu meningkatkan intervensi upaya 3T (testing, tracing dan treatment) sedini mungkin. Selain itu, protokol kesehatan(prokes) 5M meliputi memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi, serta menjauhi kerumunan.
Untuk melakukan hal pencegahan dini tersebut, Dicky menuturkan intervensi public health, yakni fokus pada pencegahan dini.
"Intervensi paling banyak untuk mengatasi varian baru yakni intervensi public health yang tepat, sedini mungkin, dimitigasi dan umumnya dari sekarang cegah dengan deteksi dini terus dilakukan, peningkatan surveilans dan 5M," kata Dicky saat dihubungi Beritasatu.com, Rabu (24/8/2022).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




