ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

UU PDP Disahkan, Hacker Masih Akan Tetap Beraksi

Kamis, 22 September 2022 | 11:34 WIB
H
FB
Penulis: Herman | Editor: FMB
Ilustrasi peretas.
Ilustrasi peretas. (Istimewa)

Jakarta, Betitasatu.com - Pakar keamanan siber dari Vaksincom Alfons Tanunaya menyampaikan, hacker atau peretas akan tetap beraksi meskipun Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) telah disahkan. Dengan atau tanpa UU, hacker akan selalu ada.

Dia mengatakan peran mengamankan ranah cyber di Indonesia kuncinya masih ada di Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), karena salah satu kunci utama pengamanan data adalah penerapan enkripsi yang baik dan kuat dalam lalu lintas data.

Alfons berharap BSSN dapat memposisikan dirinya dengan baik, meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) dan menetapkan standar pengamanan data yang harus diikuti oleh semua institusi pengelola data.

"Diharapkan lembaga perlindungan data pribadi (PDP), BSSN dan Kemenkominfo dapat bahu membahu menjalankan perannya dengan baik sesuai tupoksinya, guna menciptakan ranah cyber yang aman, sehat dan bermanfaat untuk masyarakat Indonesia," kata Alfons Tanujaya kepada Beritasatu.com, Kamis (22/9/2022).

ADVERTISEMENT

Alfons menambahkan, hadirnya Undang-Undang PDP juga diharapkan dapat mengurangi kebocoran data karena ancaman sanksi yang jelas bagi pengelola data. Tetapi UU PDP menurutnya tidak akan mengurangi aksi peretasan secara langsung karena sebelum UU PDP pun sebenarnya peretas sudah melanggar hukum dan dapat dihukum berat sesuai kesalahannya tanpa UU PDP.

"Dengan adanya UU PDP ini diharapkan justru pengelola data bisa lebih peduli dan baik dalam mengelola datanya dan kunci dari hal ini ada di lembaga yang dibentuk untuk mengawasi pengelolaan data pribadi ini. Kalau bisa menjalankan perannya dengan baik dan berkomunikasi dengan institusi pengelola data yang diawasinya dan bertaji selevel satgas pengendali kebocoran data yang dibentuk Menkopolhukam, maka ini akan memberikan pengaruh signifikan terhadap perbaikan pengelolaan data di Indonesia. Tetapi jika tidak, maka tidak akan memberikan dampak siginifikan pada perbaikan pengelolaan data di Indonesia," kata Alfons.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Akun Instagram Ahmad Dhani Official Diretas, Netizen Sebut Konspirasi

Akun Instagram Ahmad Dhani Official Diretas, Netizen Sebut Konspirasi

LIFESTYLE
Situs Web DPRD Lebak Diretas, Hacker Tulis Pesan Minta MBG Distop

Situs Web DPRD Lebak Diretas, Hacker Tulis Pesan Minta MBG Distop

BANTEN
Hacker Pro-Iran Bobol Email Direktur FBI Kash Patel

Hacker Pro-Iran Bobol Email Direktur FBI Kash Patel

INTERNASIONAL
Hacker Bajak TV Pemerintah Iran, Aparat Diminta Stop Tembaki Rakyat

Hacker Bajak TV Pemerintah Iran, Aparat Diminta Stop Tembaki Rakyat

INTERNASIONAL
Terima Email Reset Instagram? Waspada Risiko Peretasan Akun

Terima Email Reset Instagram? Waspada Risiko Peretasan Akun

EKONOMI
Peringatan Apple ke Pengguna iPhone: Jangan Angkat Telepon Ini

Peringatan Apple ke Pengguna iPhone: Jangan Angkat Telepon Ini

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon