Covid-19 Melandai, Epidemiolog: Pemakaian Masker Masih Diperlukan
Senin, 26 September 2022 | 13:48 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah negara sudah mulai melonggarkan pembatasan aktivitas sosial menyusul terus melandainya kasus Covid-19. Seperti Singapura, Malaysia, Australia, dan beberapa negara di Eropa lainnya yang telah mencabut kewajiban penggunaan masker di luar ruangan karena penyebaran virus corona yang sudah semakin terkendali.
Menanggapi hal ini, epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan pencabutan aturan penggunaan masker di beberapa negara bukan penanda pandemi Covid-19 telah berakhir. Apalagi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum mencabut atau menyatakan pandemi Covid-19 telah berakhir. Namun baru sebatas menyatakan akhir pandemi ada di depan mata.
"Protokol kesehatan (prokes) seperti memakai masker masih perlu diberlakukan sampai kualitas udara minim patogen. Kita jangan sampai abai dan justru merugikan diri sendiri, termasuk mengorbankan kelompok rawan lainnya seperti kelompok lansia dan komorbid," kata dr Dicky kepada Beritasatu.com, Senin (26/9/2022).
Menurutnya, dengan memakai masker menjadi langkah proteksi diri dari adanya ancaman patogen yang menular melalui udara, apalagi diketahui kualitas udara yang buruk. Bahkan di luar negeri pun, ketika di dalam ruangan (rumah makan/restoran), seseorang mengambil makanan itu mengenakan masker.
Ketua Departemen Dokter Luar Negeri Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) ini menambahkan, jika nanti status pandemi sudah dicabut, penggunaan masker masih bisa tetap diperlukan. Namun penggunaannya tergantung pada kesadaran individu.
Misalnya orang yang sedang sakit seperti flu, maka perlu memakai masker. Selain itu, jika berada di tempat umum, di rumah sakit, di kantor saat banyak orang terkena flu, dan sebagainya maka seharusnya memakai masker sebagai langkah pencegahan agar tidak tertular penyakit.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




