Pesawat Nepal yang Hilang Ditemukan, Tak Ada Korban Selamat
Selasa, 18 Februari 2014 | 00:21 WIB
Kathmandu - Tentara Nepal pada Senin (17/2) menemukan 18 jenazah dari reruntuhan salju yang menyelimuti sebuah pesawat yang menabrak bukit, bencana terbaru yang melanda penerbangan negara yang masuk daftar hitam secara internasional.
Bagian badan dan puing-puing dari pesawat Nepal Airline, yang membawa 15 penumpang dan tiga awak ini, ditemukan tersebar di sebuah desa di sebelah lokasi kecelakaan pada Minggu di bagian barat pegunungan negara itu, demikian disampaikan oleh seorang petugas polisi di tempat kejadian.
Para petugas pun menggali salju yang menyelimuti tubuh para penumpang semalam di distrik Arghakhanchi yang berjarak 226 km dari bagian barat ibukota, kata pejabat polisi setempat Kiran Khatri kepada AFP.
"Hal ini sangat mengerikan, kami menemukan bagian-bagian tubuh terbakar. Hanya delapan orang yang wajahnya utuh," kata Khatri dalam wawancara melalui telepon.
Pesawat dengan baling-baling Twin Otter ini, membawa penumpang setempat dan satu penumpang asal Denmark, kehilangan kontak dengan petugas kontrol lalu lintas udara setelah lepas landas dari kota wisata populer di Pokhara pada Minggu sore waktu setempat.
Pesawat yang dikelola oleh operator negara ini mengalami hujan lebat dalam perjalanan dari Pokhara menuju kota Jumla, yang berjarak 335 km dari bagian barat Kathmandu.
Hujan deras inilah yang akhirnya memaksa dua helikopter untuk menghentikan pencarian pesawat itu pada Minggu.
Polisi kembali melakukan pencarian pada Senin pagi, yang akhirnya menemukan serpihan reruntuhan potongan pesawat yang tersebar selama pencarian udara dari Arghakhanchi.
Tentara telah menemukan seluruh jenazah penumpang di pesawat tersebut, demikian pernyataan yang disampaikan tentara.
"Jenazah-jenazah ini akan dibawa ke Pokhara dan Katmandu untuk diotopsi dan menyerahkannya ke keluarga masing-masing," katanya.
Seorang juru bicara maskapai ini mengatakan para teknisi telah memperbarui pesawat dalam beberapa pekan terakhir, meninggalkannya dalam "kondisi yang baik".
"Laporan awal menunjukkan bahwa penyebab kecelakaan ini adalah cuaca buruk," ujar Ram Hari Sharma, juru bicara Nepal Airlines kepada AFP.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




