Lippo Cikarang Jadi Tujuan Studi Perkotaan

Jumat, 3 April 2015 | 18:55 WIB
B
YD
Penulis: BeritaSatu | Editor: YUD

Mahasiswa Univeritas Parahyangan, Bandung, sedang mengadakan kuliah kerja lapangan di proyek Trivium Terrace Apartments 3. Para siswa tengah mengamati struktur fondasi bangunan & proses pembangunan infrastruktur penunjang di basement tower Trivium Terrace Apartments 3. Ada 115 mahasiswa  sebagai peserta program  saat berkunjung pada 1 April 2015.
Mahasiswa Univeritas Parahyangan, Bandung, sedang mengadakan kuliah kerja lapangan di proyek Trivium Terrace Apartments 3. Para siswa tengah mengamati struktur fondasi bangunan & proses pembangunan infrastruktur penunjang di basement tower Trivium Terrace Apartments 3. Ada 115 mahasiswa sebagai peserta program saat berkunjung pada 1 April 2015. (Dok. Lippo Cikarang)

Jakarta - Kawasan Lippo Cikarang Jawa Barat seluas 3.000 hektare dengan industri sebagai basis ekonomi menjadi lokasi ideal bagi kalangan mahasiswa untuk melakukan studi perkotaan.

Tanggapan para pengajar membawa mahasiswanya ke Lippo Cikarang juga beragam namun pada intinya mereka ingin mempelajari pengembangan kawasan yang telah menata sedemikian rupa ke dalam zona-zona sehingga menjadikan kota yang nyaman ditempati.

Seperti dikemukakan Dedy Cahyadi, MT, Kepala Bidang Pelatihan Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Jumat (3/4), kunjungan ke Lippo Cikarang karena kawasan ini sudah memiliki keragaman tata guna lahan serta implementasi zona berdasarkan kawasan perumahan, komersial, industri dan rekreasi.

Dia juga menilai Lippo Cikarang sudah menerapkan penanganan aspek dampak lalu lintas dengan baik.

Dedy bersama 30 mahasiswa peserta Diklat Teknis Analisa Dampak Lalu Lintas Tingkat Dasar Tahun 2015 menganggap Lippo Cikarang memiliki ketersediaan infrastruktur/prasarana jalan yang baik. serta memiliki layanan angkutan umum bagi penghuni dan pekerja sehingga membuat kawasan ini menarik menjadi objek pembelajaran.

Selang dua hari setelah kunjungan peserta Diklat Teknis Analisa Dampak Lalu Lintas Tingkat Dasar, pada Rabu (1/4) Lippo Cikarang kembali menerima kunjungan 115 mahasiswa dari Fakultas Teknik Sipil Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung.

Para mahasiswa mengikuti program studi lapangan dibawah bimbingan tim dosen, diantaranya hadir dosen senior Prof Ir Paulus P. Rahardjo, ahli geoteknik.

Doddi Yudianto, Ph.D, wakil Dekan bidang hubungan akademis mengatakan, tujuan kedatangan untuk melakukan studi lapangan aspek-aspek perencanaan dan pelaksanaan pembangunan proyek di Kawasan Lippo Cikarang khususnya proyek high rise building dan infrastruktur perkotaan yang selama ini menjadi basis pengembang kawasan perkotaan yang terintegrasi dan berwawasan lingkungan.

Para mahasiswa berminat lebih dalam mengamati struktur pondasi bangunan dan mengikuti proses pembangunan infrastruktur penunjang di basement Trivium Terrace Apartments Tower 3 sebagai bagian dari pelaksanaan kuliah kerja lapangan. Rombongan juga sempat meninjau lokasi pembangunan di Kawasan industri Delta Silicon 8.

Ketersediaan infrastruktur yang baik menjadikan Lippo Cikarang kerap dijadikan lokasi studi oleh berbagai institusi.

Lippo Cikarang merupakan anak perusahaan PT Lippo Karawaci Tbk (kode BEI: LPKR) yang memiliki bisnis residensial/ township, retail malls, hospitals, hotels dan asset management.

Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Ju Kian Salim mengatakan, sebagai pengembang kawasan perkotaan, kami berkomitmen untuk menyediakan infrastruktur dan fasilitas terbaik untuk mendukung aktivitas 45.000 orang penghuni yang saat ini tinggal di Lippo Cikarang serta 350.000 orang yang bekerja setiap hari disejumlah 820 perusahaan manufaktur yang tersebar di dalam kawasan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon