Tes AJT Bantu Siswa Gali Potensi Bakat dan Minat
Rabu, 5 Februari 2020 | 20:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Melintas Cakrawala Indonesia merilis alat tes bakat dan minat AJT yang mengedepankan teori kepribadian andal dan kecerdasan mutakhir. Dengan alat ini, siswa di Indonesia dapat mengetahui pilihan jurusan maupun bidang studi dengan lebih baik.
"Tes bakat minat merupakan rangkaian tes dan analisis yang menggambarkan kemampuan kognitif, karakteristik minat serta kepribadian siswa terhadap suatu bidang atau jurusan tertentu," kata CEO PT Melintas Cakrawala Indonesia, Ari Kunwidodo di sela peluncuran alat tes bakat minat AJT di Jakarta, Rabu (5/2/2020).
Dia mengatakan, tes bakat dan minat ini penting mengingat hasil penelitian Indonesia Career Center Network (ICCN) tahun 2017 menunjukkan bahwa sebanyak 87 persen mahasiswa di Indonesia mengakui jurusan yang diambil tidak sesuai dengan minatnya. Hal ini membuat mereka kesulitan menyelesaikan pendidikannya secara tepat waktu.
Ari Kunwidodo mengungkapkan, tes bakat dan minat untuk mengetahui pilihan bidang studi atau jurusan bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akan melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sederajat, maupun siswa SMA yang akan melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi, sesuai minat dan potensi yang dimilikinya. "Siswa yang tahu dan sadar akan minat dan potensi kognitifnya, akan lebih percaya diri dan terhindar dari situasi salah jurusan," kata Ari Kunwidodo.
Tes ini juga dapat melihat dinamika kepribadian, kegemaran atau hal-hal yang menarik perhatian siswa. Lebih detil pada tes bakat, siswa diuji inteligensi untuk memberikan gambaran umum tentang kapasitas kemampuan kognitifnya. Aspek yang diukur umumnya seperti kemampuan verbal, logika berpikir dan daya ingat.
Sedangkan pada tes minat, siswa diukur kecenderungan atau minat individu terhadap bidang studi atau jurusan tertentu. Beberapa teori menuliskan bahwa minat seseorang merupakan cerminan dibanding gambaran kepribadian orang tersebut.
Chief Technolgy Officer (CTO) dan Direktur Research & Development PT Melintas Cakrawala Indonesia, Abi Jabar mengatakan, alat pengukuran tes bakat minat AJT menggunakan gabungan dua alat tes yaitu AJT CogTest dan AJT CiTest. AJT CogTest adalah alat tes yang mengukur kemampuan kognitif pertama di Indonesia yang didasarkan pada teori kecerdasan mutakhir, yaitu Cattell-Horn-Carroll (CHC Theory), dan telah dinormakan untuk siswa usia 5-18 tahun.
AJT CogTest adalah hasil penelitian yang dilakukan bersama oleh Yayasan Dharma Bermakna, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada dan PT Melintas Cakrawala Indonesia dengan supervisi langsung oleh penemu teori Cattell-Horn-Carroll yaitu Kevin McGrew dari AS antara tahun 2013 – 2018. "Kevin McGrew mangakui AJT CogTest sebagai salah satu alat tes kemampuan kognitif yang paling komprehensif di dunia," kata Abi Jabar.
Sedangkan AJT Citest adalah alat tes yang mengukur minat sekaligus kepribadian anak yang didasarkan teori RIASEC dari John Lewis Holland. Tes ini menekankan pada kecocokan antara tipologi kepribadian dengan lingkungan yang ideal untuk perkembangannya. Dengan kata lain, seseorang akan memilih apa yang ia minati sesuai dengan karakteristik kepribadiannya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




