ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Puluhan Balon Udara Raksasa Hiasi Lereng Gunung Sumbing

Kamis, 27 April 2023 | 23:36 WIB
PS
FH
Penulis: Priyo Budi Santoso | Editor: FER
Puluhan balon udara raksasa dengan berbagai corak menghiasi lapangan Desa Kledung, Kecamatan Kledung, Temanggung, Kamis, 27 April 2023.
Puluhan balon udara raksasa dengan berbagai corak menghiasi lapangan Desa Kledung, Kecamatan Kledung, Temanggung, Kamis, 27 April 2023. (B Universe/Priyo Budi Santoso)

Temanggung, Beritasatu.com - Berbagai cara dilakukan warga untuk merayakan kemeriahan Hari Raya Idulfitri 1444 Hijriah. Salah satunya, dengan menggelar festival balon udara.

Masyarakat di Temanggung, Jawa Tengah, menggelar festival balon udara yang menghiasi langit lereng Gunung Sumbing dan Sindoro, Kamis (27/4/2023).

Penerbangan puluhan balon udara jumbo atau raksasa ini, memiliki tujuan untuk melestarikan budaya dan mendongkrak pariwisata.

ADVERTISEMENT

Bertempat di lapangan Desa Kledung, Kecamatan Kledung, Temanggung, puluhan balon udara ukuran raksasa berbagai corak, Seperti corak batik, pelangi ini menghiasi langit dua gunung yang ikonik, yaitu Sumbing dan Sindoro.

Puluhan balon udara raksasa dengan berbagai corak menghiasi lapangan Desa Kledung, Kecamatan Kledung, Temanggung, Kamis, 27 April 2023.
Puluhan balon udara raksasa dengan berbagai corak menghiasi lapangan Desa Kledung, Kecamatan Kledung, Temanggung, Kamis, 27 April 2023.

Sulistiyono panitia festival balon udara menuturkan. Kegiatan ini merupakan tradisi dan sebagai langkah melestarikan budaya dalam rangka menyambut atau memeriahkan lebaran.

"Kegiatan ini dilakukan satu tahun sekali. Ini kita geser dari wonosobo ke temanggung, agar kabupaten Temanggung dapat ikut memeriahkan penerbangan balon udara raksasa," kata Sulistiyono.

Dalam Festival penerbangan balon udara ini diikuti 37 peserta dari berbagai daerah, seperti Kabupaten Wonosobo dan Temanggung. Ribuan warga berdatangan untuk melihat indahnya balon udara raksasa.

Sebelum diterbangkan balon udara raksasa yang terbuat dari kertas tersebut di beri asap dari hasil pembakaran kayu yang berasal dari tungku yang sudah disiapkan.

Dalam satu tim terdapat tujuh orang yang menerbangkan. Mereka menjaga kekompakan agar balon udara tersebut dapat terbang. Agar tidak membahayakan dan menganggu lalu lintas udara, penerbangan balon udara raksasa ini ditambat menggunakan tali dengan ketinggian sekitar 70 meter.

"Kita menerbangkan balon balon ini mengikuti aturan dari pemerintah, yakni diterbangkan secara ditambat menggunakan tali dan tanpa adanya petasan. Penilaian festival ini diambil dari akurasi penerbangan balon, tingkat kesulitan dalam pembuatan balon, kekompakan tim dan pemberian variasi," tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Festival Balon Udara Ponorogo Hadirkan Motif Batik hingga Tokoh Dunia

Festival Balon Udara Ponorogo Hadirkan Motif Batik hingga Tokoh Dunia

JAWA TIMUR
10 Bocah SD di Ponorogo Diamankan karena Merakit Petasan

10 Bocah SD di Ponorogo Diamankan karena Merakit Petasan

JAWA TIMUR
Kecelakaan Balon Udara di Brasil Tewaskan 8 Orang

Kecelakaan Balon Udara di Brasil Tewaskan 8 Orang

INTERNASIONAL
Beruntung Tak Meledak, Balon Udara Isi Mercon Jatuh di MAN Kota Blitar

Beruntung Tak Meledak, Balon Udara Isi Mercon Jatuh di MAN Kota Blitar

JAWA TIMUR
Festival Balon Udara di Tangerang Diserbu Ribuan Pengunjung

Festival Balon Udara di Tangerang Diserbu Ribuan Pengunjung

BANTEN
Lagi, Balon Udara Berisi Petasan Meledak dan Rusak Rumah di Tulungagung

Lagi, Balon Udara Berisi Petasan Meledak dan Rusak Rumah di Tulungagung

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT