ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jadi Calo PPDB, Tenaga Kontrak Disdik Surabaya Ditangkap

Rabu, 26 Juli 2023 | 18:55 WIB
AS
BW
Penulis: Ahmad Shoim | Editor: BW
Jadi calo PPDB, tenaga kontrak Disdik Surabaya bernama Diki Arfian (43), diamankan di Mapolsek Tegalsari, Surabaya, Rabu 26 Juli 2023.
Jadi calo PPDB, tenaga kontrak Disdik Surabaya bernama Diki Arfian (43), diamankan di Mapolsek Tegalsari, Surabaya, Rabu 26 Juli 2023. (Beritasatu.com)

Surabaya, Beritasatu.com - Seorang oknum tenaga kontrak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surabaya ditangkap Unit Reskrim Polsek Tegalsari. Oknum itu dilaporkan menipu dengan modus bisa meloloskan calon siswa masuk di sekolah negeri melalui program penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2023. Ia menjadi calo PPDB.

Pelaku adalah Diki Arfian (43), warga Surabaya. Saat ini, dia sudah ditetapkan tersangka dan masih dilakukan pemeriksaan intensif, guna proses pengembangan dalam kasus calo PPDB.

Kapolsek Tegalsari Kompol Imam Mustolih menjelaskan, tersangka melakukan penipuan terhadap dua korban, dengan modus bisa meloloskan calon siswa ke sekolah negeri tanpa PPDB.

ADVERTISEMENT

"Iya, kami amankan seorang pelaku penipuan dengan modus bisa meloloskan siswa masuk sekolah negeri melalui program PPDB tanpa melalui tes," jelas Kapolsek Tegalsari Surabaya, Kompol Imam Mustolih Rabu (26/7/2023).

Untuk meyakinkan para korbannya, yang tak lain adalah mantan teman sekolahnya sendiri, tersangka mengaku memiliki kedekatan dengan kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Tersangka mengaku sebagai sopir Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

Imam juga menerangkan, dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku telah menipu dua orang. Total kerugian sekitar Rp 20 juta, yakni satu korban untuk masuk ke salah satu SMP Negeri dengan dimintai uang sebesar Rp 11 juta, dan satu korban lagi untuk masuk ke SMK Negeri. Tersangka minta Rp 9 juta.

"Pengakuannya, korbannya baru dua orang. Dan kepada para korban, yang bersangkutan menjanjikan bisa meloloskan putra-putri korban dengan meminta imbalan senilai total Rp 20 juta," jelasnya.

Tersangka mengaku bekerja sendiri, dan baru melakukan aksi yang penipuan ini pada proses PPDB tahun ini. Ia bekerja sebagai tenaga kontrak untuk pekerjaan office boy di kantor Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

"Saya baru melakukan sekali ini," jelasnya di hadapan polisi dan awak media.

Dari tangan tersangka polisi bethasil menyita kartu ATM, bukti transfer, serta tangkapan layar percakapan tersangka dan korbannya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

PPDB Depok Dinilai Tak Transparan, Orang Tua Murid Kecewa

PPDB Depok Dinilai Tak Transparan, Orang Tua Murid Kecewa

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon