ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ada yang Lansia, 1.600 Linmas di Kota Cimahi Dikerahkan untuk Pencoblosan Suara

Senin, 12 Februari 2024 | 20:48 WIB
AG
MF
Penulis: Algi Muhamad Gifari | Editor: DIN
Ribuan pelindung masyarakat (linmas) mengikuti apel siaga yang digelar di Lapangan Rajawali, Kota Cimahi pada Senin, 12 Februari 2024.
Ribuan pelindung masyarakat (linmas) mengikuti apel siaga yang digelar di Lapangan Rajawali, Kota Cimahi pada Senin, 12 Februari 2024. (Beritasatu.com/Algi Muhamad Gifari)

Cimahi, Beritasatu.com - Ribuan pelindung masyarakat (linmas) mengikuti apel siaga yang digelar di Lapangan Rajawali, Kota Cimahi pada Senin (12/2/2024). Mereka dikumpulkan untuk disiapkan menjaga dan mengawal keamanan di tiap-tiap tempat pemungutan suara (TPS) saat pencoblosan berlangsung.

Sebagai garda terdepan pengamanan di tengah masyarakat, linmas dikerahkan untuk membantu mengawal dan mengamankan TPS saat pencoblosan pada Pemilu 2024 berlangsung. Di antara ribuan linmas tersebut, terdapat sejumlah anggota linmas lanjut usia yang terlihat antusias dan penuh semangat.

"Setiap pemilu ikut menjadi linmas, hampir 35 tahun, tujuh pemilu dari jaman Soeharto sudah jaga jadi linmas, tetapi dulu namanya hansip," ujar Uneh, salah satu Linmas Cimahi berusia 81 tahun, Senin (12/2/2024).

ADVERTISEMENT

Sukarma, anggota Linmas Cimahi yang juga ikut pengamanan hari pencoblosan suara, kini  berusia 75 tahun. Sukarma ikut menjadi bagian penting saat pelaksanaan pemungutan suara hingga penghitungan  suara pada Pemilu 2024.

Sukarma mengaku sudah siap mengamankan TPS pada hari pencoblosan 14 Februari 2024.

"Ya pokoknya persiapan kita laksanakan. Jadi harus koordinasi dulu sama KPPS, kita siap diberikan tugas terutama menjaga TPS dan mengamankan pemungutan suara," kata Sukarma saat berbincang dengan Beritasatu.com, Senin (12/2/2024).

Sukarma sudah lebih dari 30 tahun jadi linmas. "Awal jadi petugas keamanan di TPS itu dari zaman Pak Habibie, Gusdur, Megawati, SBY, sampai sekarang. Pak Jokowi juga dua kali," tambah Sukarma.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi, Dikdik S Nugrahawan mengatakan semua linmas yang ada di Kota Cimahi dilibatkan untuk mengawal TPS. "Jumlahnya lebih 1.600 itu kita libatkan semua, itu pun belum cukup. Mungkin nanti akan dibantu komponen masyarakat lainnya," ucap Dikdik.

Dikdik tak menampik banyak linmas yang sudah berusia lanjut. Namun itu tak menjadi soal, sebab pihaknya melibatkan petugas kesehatan dari setiap puskesmas berjaga 24 jam.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon