ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kapolda Jatim: Titik Rawan Kecelakaan Jalur Mudik di Km 49 Tol Ngawi

Rabu, 3 April 2024 | 14:07 WIB
DF
BW
Penulis: Didik Fibrianto | Editor: BW
Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Imam Sugianto.
Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Imam Sugianto. (Beritasatu.com/Didik Fibrianto)

Malang, Beritasatu.com - Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Imam Sugianto mengungkapkan, pihaknya telah mewaspadai sejumlah titik yang dinilai rawan menjelang arus mudik Lebaran 2024 ini. Salah satu jalur yang diwaspadai, adalah km 49 tol Ngawi.

Kapolda menyebut, km 49 tol Ngawi itu menjadi perhatian, sebab beberapa kali terjadi kecelakaan. Pemudik mengira saat sudah memasuki jalur tol itu sudah dekat dengan Surabaya, sehingga dengan cepat memacu kendaraannya. Untuk jalur lainnya dinilai sudah bagus.

"Kami sudah petakan kerawanan-kerawanan, alhamdulillah Jawa Timur ini tidak menjadi perhatian yang prioritas karena jalurnya semua sudah oke. Hanya satu di tol Ngawi km 49. Itu sering terjadi kecelakaan," ungkapnya saat peresmian di gedung Mapolresta Malang Kota, Selasa (2/4/2024) malam.

ADVERTISEMENT

Dia menyebut sudah melakukan sejumlah langkah guna meminimalisasi kasus kecelakaan di jalur tol itu, di antaranya menaruh petugas di jalan tol. Pengendara dari arah barat yang sudah masuk titik lelah akan dipaksa masuk rest area.

"Jadi, besok akan dipaksa untuk masuk rest area. Orang berhenti sebentar 5 menit kemudian melanjutkan perjalanan lagi ke arah timur," ungkapnya.

Selain itu, kata dia, titik lain yang perlu diwaspadai adalah tempat rekreasi. Di Malang ini terkoneksi dan dekat dengan Kota Batu, sehingga menjadi prioritas masyarakat untuk liburan Lebaran 2024.

Untuk itu, petugas ditempatkan di lokasi itu guna memastikan tercipta keamanan. Masyarakat bisa menikmati liburan dengan nyaman dan aman.

Dia menjelaskan, Lebaran 2024 ini jumlah pemudik yang akan masuk ke Jatim cukup besar, yakni sekitar 34 juta pemudik. Yang keluar dari Jawa Timur berjumlah 31 juta.

Sesuai dengan yang dipaparkan Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub, prediksi pergerakan masyarakat pada Idulfitri 1445 H nanti ada 71,7 persen dari jumlah penduduk Indonesia atau sebanyak 193,6 juta orang.

Data tersebut meningkat 56,38 persen dari 2023 sebanyak 123 juta orang. Di Jatim ada 16,2 persen atau sekitar 31,3 juta orang, dan berada di peringkat pertama untuk pergerakan masyarakat.

Dia menegaskan, situasi saat ini masih berlangsung kondusif terutama di Malang. Ia berpesan agar pemudik tetap menjaga keselamatan diri di jalan raya.

"Pesan saya mudiknya yang dinikmati bahagia. Pak Kapolri sudah menjamin setiap perjalanan masyarakat diberikan pengawalan supaya dalam perjalanan lancar dan sampai tujuan," pungkasnya.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Makna Halalbihalal: Kunci Hidup Sehat, Bahagia, dan Cerdas

Makna Halalbihalal: Kunci Hidup Sehat, Bahagia, dan Cerdas

NASIONAL
Viral, Kreator Konten Ini Mudik dari Jakarta ke Surabaya Pakai Jet Ski

Viral, Kreator Konten Ini Mudik dari Jakarta ke Surabaya Pakai Jet Ski

JAKARTA
Mudik Maut, Suami Tewas karena Selamatkan Istri Hamil Jatuh dari Kapal

Mudik Maut, Suami Tewas karena Selamatkan Istri Hamil Jatuh dari Kapal

INTERNASIONAL
Di Balik Arus Mudik, Ada Polisi yang Menahan Rindu dan Pengabdian

Di Balik Arus Mudik, Ada Polisi yang Menahan Rindu dan Pengabdian

JAWA TENGAH
Ratusan Penumpang Tertahan di Terminal Leuwipanjang Imbas One Way

Ratusan Penumpang Tertahan di Terminal Leuwipanjang Imbas One Way

NASIONAL
Skema Mudik di Japek, One-way Diperpanjang hingga Tol Kalikangkung

Skema Mudik di Japek, One-way Diperpanjang hingga Tol Kalikangkung

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon