20 Desa di Gayo Lues Aceh Hilang Akibat Banjir, Warga Harus Direlokasi
Minggu, 28 Desember 2025 | 14:49 WIB
Gayo Lues, Beritasatu.com – Sebanyak 20 desa di Kabupaten Gayo Lues, Aceh dilaporkan hilang akibat diterjang banjir bandang pada akhir November 2025. Permukiman itu tidak layak lagi ditempati, sehingga ribuan warga harus direlokasi ke tempat lebih aman.
Bupati Gayo Lues Suhaidi mengatakan sudah mengajukan pembangunan sekitar 2.000 hunian untuk relokasi warga desa tersebut kepada Badan Nasional Bencana Nasional (BNPB).
"Untuk hunian sementara sudah diajukan sebanyak 2.000 hunian ke BNPB, semoga secepatnya di direalisasikan," kata Suhaidi, Minggu (28/12/2025).
Memasuki hari ke-32 pascabanjir bandang, kondisi sejumlah wilayah di Gayo Lues masih memprihatinkan. Akses transportasi darat belum sepenuhnya pulih, terutama di Kecamatan Pining yang terdampak parah terjangan air bah dan longsor.
Tiga desa di Pining masih terisolasi akibat sejumlah ruas jalan dan jembatan terputus. Jalan lintas yang menghubungkan sejumlah desa hingga kini belum dapat dilalui. Jembatan penghubung menuju Kabupaten Aceh Timur juga runtuh akibat terjangan banjir bandang.
Suhaidi menyampaikan pemerintah daerah masih memprioritaskan pembukaan akses jalan kabupaten, kecamatan, hingga antardesa. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperlancar koordinasi serta pelayanan bagi masyarakat terdampak bencana.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




