ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bupati dan Tokoh Adat se-Papua Barat Dukung Otsus dan Pemekaran

Rabu, 15 Juni 2022 | 19:50 WIB
FS
FS
Penulis: Fana F Suparman | Editor: FFS
Bupati, wali kota, serta tokoh masyarakat se-Papua Barat bersepakat mendukung otonomi khusus (otsus) dan pemekaran. 
Bupati, wali kota, serta tokoh masyarakat se-Papua Barat bersepakat mendukung otonomi khusus (otsus) dan pemekaran.  (istimewa)

Pada Jumat (10/6/2022) lalu, Paulus Waterpauw menerima aspirasi dari 13 kepala suku Papua dan Nusantara Kabupaten Manokwari yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Papua dan Masyarakat Nusantara (AMPMN).

Dokumen dukungan yang ditandatangani oleh para tokoh adat serta tokoh masyarakat di Manokwari, diserahkan di kediaman Gubernur Papua Barat.

"Pendekatan pemekaran akan mengakselerasi pembangunan sekaligus memperluas jangkauan pelayanan pemerintah kepada masyarakat," kata Kepala Suku Maybrat di Manokwari, Marthen Nauw, salah seorang tokoh AMPMN.

Baca Juga: Lukas Enembe: Mekarkan Papua Sekaligus 7 Provinsi, Jangan Dicicil

ADVERTISEMENT

Satu dari empat butir pernyataan sikap AMPMN, menegaskan masyarakat OAP dan masyarakat Nusantara yang berdomisili di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mendukung pembentukan daerah otonomi baru di wilayah Papua karena merupakan program strategis nasional berdasarkan aspirasi masyarakat.

"Karena itu kami minta dengan sangat hormat kepada Presiden Republik Indonesia dan pemerintah Republik Indonesia, untuk segera merealisasikannya, karena melalui pendekatan pemekaran, akan mengakselerasikan pembangunan sekaligus memperluas jangkauan pelayanan serta memperpendek rentang kendali kepada masyarakat di wilayah Papua," demikian pernyataan para tokoh adat tersebut.

Baca Juga: Papua Barat Mendukung Penuh Kebijakan Otsus dan DOB

Waterpauw mengatakan pihaknya akan mendorong aspirasi masyarakat Papua untuk disampaikan kepada presiden, DPR serta lembaga dan kementerian terkait lainnya.

"Kami menyatakan dari Papua Barat mendukung kebijakan Pemerintah Pusat," kata Waterpauw.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menteri HAM: Konflik Papua Tak Bisa Diselesaikan Parsial

Menteri HAM: Konflik Papua Tak Bisa Diselesaikan Parsial

NASIONAL
11 Ruko Koperasi Zipur Waena Jayapura Terbakar

11 Ruko Koperasi Zipur Waena Jayapura Terbakar

NUSANTARA
14 Orang Ditangkap Akibat Kerusuhan Seusai Laga Persipura vs Adhyaksa

14 Orang Ditangkap Akibat Kerusuhan Seusai Laga Persipura vs Adhyaksa

NUSANTARA
Petrosea Dukung Pemberantasan Malaria di Papua, Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

Petrosea Dukung Pemberantasan Malaria di Papua, Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

LIFESTYLE
Komite Publisher Rights Dorong Kebebasan Pers di Papua

Komite Publisher Rights Dorong Kebebasan Pers di Papua

NASIONAL
Baru 308 dari 118.000 Peserta BPJS Kesehatan Papua yang Direaktivasi

Baru 308 dari 118.000 Peserta BPJS Kesehatan Papua yang Direaktivasi

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon