ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bupati dan Tokoh Adat se-Papua Barat Dukung Otsus dan Pemekaran

Rabu, 15 Juni 2022 | 19:50 WIB
FS
FS
Penulis: Fana F Suparman | Editor: FFS
Bupati, wali kota, serta tokoh masyarakat se-Papua Barat bersepakat mendukung otonomi khusus (otsus) dan pemekaran. 
Bupati, wali kota, serta tokoh masyarakat se-Papua Barat bersepakat mendukung otonomi khusus (otsus) dan pemekaran.  (istimewa)

Manokwari, Beritasatu.com - Dukungan untuk pemekaran Papua semakin luas. Seluruh bupati, wali kota, serta tokoh masyarakat se-Papua Barat bersepakat mendaulat Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw untuk membawa dukungan otonomi khusus (otsus) dan pemekaran ke pemerintah pusat. Sebelumnya, sebanyak 29 kabupaten/kota se-Papua bersepakat menyampaikan dukungan pada Jumat (10/6/2022) lalu.

"Kita deklarasi atau menyatakan sikap resmi yang ditandatangani Forkopimda dan kepala daerah, wali kota serta tokoh masyarakat untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat yakni otonomi khusus (otsus) dan daerah otonomi baru (DOB)," kata Paulus Waterpauw, di Manokwari dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu (15/6/2022).

Baca Juga: 29 Kabupaten dan Kota di Papua Sepakat Dukung Pemekaran

Deklarasi tersebut berlangsung semarak. Para tokoh adat yang datang mengenakan busana tradisi pada acara yang diadakan di Gedung Auditorium PKK Provinsi Papua Barat, Manokwari.

ADVERTISEMENT

"Ramai sekali acara hari ini," kata Paulus Waterpauw.

Paulus Waterpauw yang baru satu bulan bekerja setelah dilantik menjadi Pj Gubernur Papua Barat, menyebutkan bahwa deklarasi dukungan terhadap pemekaran memperlihatkan rakyat Papua Barat tunduk dan taat azas pada kebijakan pemerintah.

"Apa yang negara mau untuk membuat kebijakan pasti didukung," kata mantan Kapolda Papua dan Sumatera Utara ini.

Baca Juga: Bupati Mimika Ajak Warga Dukung Provinsi Papua Tengah

Pemprov Papua Barat, kata dia, akan meminta petunjuk Mendagri untuk menindaklanjuti deklarasi ini. Aspirasi mendukung pemekaran, katanya mendapat tempat di hati masyarakat. Selain itu, aspirasi ini juga didorong oleh harapan peningkatan kesejahteraan rakyat dan memampukan orang asli Papua (OAP) memanfaatkan peluang di berbagai bidang termasuk berkarier di pemerintahan semua tingkatan.

Aspirasi ini mengalir dari berbagai kelompok masyarakat, termasuk dari akar rumput dan masyarakat adat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menteri HAM: Konflik Papua Tak Bisa Diselesaikan Parsial

Menteri HAM: Konflik Papua Tak Bisa Diselesaikan Parsial

NASIONAL
11 Ruko Koperasi Zipur Waena Jayapura Terbakar

11 Ruko Koperasi Zipur Waena Jayapura Terbakar

NUSANTARA
14 Orang Ditangkap Akibat Kerusuhan Seusai Laga Persipura vs Adhyaksa

14 Orang Ditangkap Akibat Kerusuhan Seusai Laga Persipura vs Adhyaksa

NUSANTARA
Petrosea Dukung Pemberantasan Malaria di Papua, Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

Petrosea Dukung Pemberantasan Malaria di Papua, Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

LIFESTYLE
Komite Publisher Rights Dorong Kebebasan Pers di Papua

Komite Publisher Rights Dorong Kebebasan Pers di Papua

NASIONAL
Baru 308 dari 118.000 Peserta BPJS Kesehatan Papua yang Direaktivasi

Baru 308 dari 118.000 Peserta BPJS Kesehatan Papua yang Direaktivasi

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon