Teror KKB, Satu Warga Sipil Tewas Tertembak di Deiyai, Papua
Senin, 27 Juni 2022 | 05:42 WIB
Jayapura, Beritasatu.com – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah di Papua. Kali ini kelompok anti-NKRI tersebut menembak mati seorang warga sipil yang sedang bermain badminton di Kabupaten Deiyai, Papua, Minggu (26/6/2022) malam.
Baca Juga: KKB Tembak Pesawat Sam Air di Kabupaten Nduga Papua
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Achmad Mustofa Kamal mengatakan peristiwa terjadi saat korban beserta beberapa warga lain sedang bermain badminton di GOR Aula DPR Kabupaten Deiyai.
"Kejadiannya sekira pukul 21.34 WIT, saat itu korban bersama rekan-rekannya sedang bermain dadminton di GOR Aula DPR Kabupaten Deiyai, tiba-tiba muncul tiga orang dengan senjata api (KKB) di depan pintu GOR dan langsung menembak warga yang sedang main," jelas Kombes Kamal, Minggu (26/6/2022) malam.
Kamal mengatakan masyarakat yang melihat langsung melaporkan aksi KKB ke Mapolres Deiyai. "Saat anggota tiba di TKP mendapati salah satu warga atas nama Enal (32) yang berprofesi pedagang dan tinggal di distrik Waghete Kabupaten Deiyai, tergeletak di lantai dengan luka tembak," ungkap Kamal.
Korban langsung dievakuasi ke RSUD Paniai dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.
Baca Juga: Satu Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak di Ilaga Papua
"Kasus ini tengah dilakukan penyelidikan Sat Reskrim Polres Deiyai, termasuk memeriksa teman-teman korban yang saat itu bersama korban bermain bulutangkis," ujar Kamal.
Kombes Kamal mengaku, pasca-peristiwa penembakan, pesonel Polres Deiyai bersama Ops Damai Cartenz masih melakukan patroli di sekitar TKP guna memastikan situasi tetap aman kondusif. "Hingga kini situasi masih relatif aman dan kita belum bisa memastikan pelaku ini dari KKB kelompok mana," tutup Kombes Kamal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




