KPK Usut Dugaan Korupsi di BUMD Sumsel Terkait Pengangkutan Batu Bara
Sabtu, 3 September 2022 | 00:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meningkatkan penanganan kasus dugaan korupsi di salah satu BUMD milik Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel) ke tahap penyidikan. Dugaan korupsi itu terkait kerja sama pengangkutan batu bara.
"KPK saat ini melakukan penyidikan perkara terkait dugaan adanya penyalahgunaan kewenangan dalam kerjasama pengangkutan batu bara oleh salah satu BUMD milik Pemprov Sumsel," ucap Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (2/9/2022).
Dalam penanganan perkara yang dilakukan KPK, peningkatan status perkara ke tahap penyidikan diiringi dengan penetapan tersangka. Namun, Ali belum mengungkap pihak-pihak yang telah menyandang status tersangka kasus ini. Ali juga belum mau mengungkap lebih detail mengenai dugaan korupsi tersebut.
"Mengenai kontruksi lengkap perkara, pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dan pasal yang disangkakan akan kami sampaikan ketika proses penyidikan ini cukup dan dilanjutkan dengan upaya paksa penangkapan maupun penahanan," ujar Ali.
Ali menekankan, tim penyidik KPK saat ini sedang memperkuat bukti-bukti. Salah satunya dengan memeriksa saksi-saksi.
"KPK berharap dalam pengumpulan alat bukti untuk perkara ini, diantaranya pemanggilan berbagai pihak sebagai saksi untuk dapat kooperatif hadir dan menerangkan dengan benar di hadapan tim penyidik," tutur Ali.
Terdapat sejumlah saksi yang diperiksa KPK pada hari ini terkait pengusutan kasus dugaan korupsi tersebut. Beberapa di antaranya, Direktur Keuangan dan SDM PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS), Adi Trenggana Wirabhakti dan Staf Khusus Legal PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS), Pebriansyah Azhar.
"Pemeriksaan dilakukan di Mako Polda Sumatera Selatan, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Kemuning, Kota Palembang, Sumatera Selatan," ujar Ali.
PT Sriwijaya Mandiri Sumsel merupakan BUMD yang bergerak di bidang transportasi batu bara. PT SMS menjalankan usaha angkutan batu bara menggunakan jalur kereta api, jalur khusus, dan jalur sungai.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




