ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan Batalkan Autopsi, Ada Apa?

Rabu, 19 Oktober 2022 | 19:45 WIB
DF
YD
Penulis: Didik Fibrianto | Editor: YUD
Devi Athok orang tua korban tragedi Kanjuruhan saat menjelaskan pembatalan autopsi kedua putrinya Devi Anggraeni (16) dan Natasya Febi Anggraeni (13) kepada wartawan di rumahnya Jalan Raya Bululawang, Kabupaten Malang, Rabu 19 Oktober 2022.
Devi Athok orang tua korban tragedi Kanjuruhan saat menjelaskan pembatalan autopsi kedua putrinya Devi Anggraeni (16) dan Natasya Febi Anggraeni (13) kepada wartawan di rumahnya Jalan Raya Bululawang, Kabupaten Malang, Rabu 19 Oktober 2022. (B Universe/Didik Fibrianto)

Malang, Beritasatu.com - Keluarga korban Tragedi Kanjuruhan membatalkan rencana autopsi dua korban kakak beradik Devi Anggraeni (16) dan Natasya Febi Anggraeni (13). Keduanya warga Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Autopsi dibatalkan karena ayah korban merasa tidak mendapatkan dukungan dalam mencari keadilan untuk kedua orang putrinya.

Devi Athok (43) orang tua korban mengatakan keputusannya membatalkan autopsi jenazah karena dirinya tidak mendapatkan dukungan dari berbagai pihak terkait upaya yang dilakukan dirinya meminta agar jasad kedua putrinya diautopsi.

"Saya putuskan tidak (autopsi). Saya seperti berjalan sendiri tanpa dukungan dari manapun," kata Athok, kepada wartawan di rumahnya Jalan Raya Bululawang, Kabupaten Malang, Rabu (19/10/2022).

Menurut Athok, yang mendasari dirinya memilih untuk membatalkan autopsi, juga disebabkan karena tidak ada satu pun dari keluarga korban Tragedi Kanjuruhan lainnya yang mengikuti langkahnya untuk ikut berjuang mencari keadilan dan mengajukan autopsi bersama-sama. Padahal, langkah yang dilakukannya bukan hanya mencari keadilan untuk kedua anaknya, tetapi untuk seluruh ratusan korban yang meninggal dunia akibat tembakan gas air mata oknum aparat kepolisian.

ADVERTISEMENT

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Persik Kediri Gelar Doa dan Tabur Bunga Kenang Tragedi Kanjuruhan

Persik Kediri Gelar Doa dan Tabur Bunga Kenang Tragedi Kanjuruhan

SPORT
3 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Luka Arema FC yang Tidak Pernah Hilang

3 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Luka Arema FC yang Tidak Pernah Hilang

SPORT
Polisi Waspada Isu Provokatif Jelang Peringatan Tragedi Kanjuruhan

Polisi Waspada Isu Provokatif Jelang Peringatan Tragedi Kanjuruhan

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon