ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bulan Akan Punya Kereta Mengapung, Ini Manfaatnya

Selasa, 7 Mei 2024 | 12:35 WIB
WT
WT
Penulis: Wahyu Sahala Tua | Editor: WS
Kereta mengapung di Bulan atau FLOAT rencananya akan mulai dijalankan 10 tahun ke depan.
Kereta mengapung di Bulan atau FLOAT rencananya akan mulai dijalankan 10 tahun ke depan. (LinkedIn/IST)

Jakarta, Beritasatu.com - Bulan akan memiliki banyak kejutan dalam satu dekade ke depan. Salah satunya adalah hadirnya kereta mengapung pertama yang beroperasi di satelit Bumi.

Dilaporkan IFL Science, Selasa (7/5/2024) kereta yang akan dibangun di bulan itu rencananya akan mengadopsi teknologi yang sudah ada saat ini yakni levitation atau mengapung. Kereta itu nantinya akan bertugas menngangkut material yang ada di bulan dalam jumlah yang tidak bisa dilakukan oleh kendaraan bulan lainnya yakni moon rover.

Nantinya kereta itu akan digunakan untuk memindahkan muatan dari zona mendarat wahana antariksa ke pangkalan yang dijadikan pusat aktivitas di bulan. Selain itu kereta juga akan mengangkut tanah bulan (regolit) dari lokasi penambangan ke tempat di mana sumber daya diekstraksi atau di mana tanah digunakan untuk konstruksi.

ADVERTISEMENT

"Proyek ini disebut FLOAT, singkatan dari Flexible Levitation On A Track. Tujuannya adalah untuk menyediakan transportasi muatan yang otonom, andal, dan efisien," sebut IFL Science.

Yang menarik tentang teknologi ini adalah bahwa jalurnya tidak tetap. Kereta itu nantinya akan ditempel langsung ke regolit bulan. Kondisi itu membuat kereta akan bergerak mengapung di atas jalur.

Jadi kereta juga tidak perlu dilengkapi dengan roda atau kaki untuk bergerak. Bentuk itu akan sangat menguntungkan karena kereta tidak akan rusak karena bergesekan dengan berurusan dengan regolit tajam yang ada di bulan.  Diperkirakan kereta itu nantinya bisa mengangkut 100 ton material setiap hari.

Lebih lanjut IFL Science mengatakan FLOAT adalah salah satu dari enam konsep lanjutan inovatif yang digagas NASA untuk eksplorasi luar angkasa.  (NIAC). Selain membuat kereta mengapung, NASA juga ingin membuat sebuah alat yang bisa mengirim astronot ke Mars dengan cepat dan n konsep teleskop ruang cair. U

"Konsep-konsep yang dihadirkan beragam seperti fiksi ilmiah," ujar John Nelson, salah satu eksekutif NASA.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Era Tambang Bulan Dimulai? NASA Uji Rover FLEX Pemburu Helium-3

Era Tambang Bulan Dimulai? NASA Uji Rover FLEX Pemburu Helium-3

OTOTEKNO
Elon Musk Targetkan Bangun Pabrik Mobil Listrik Tesla di Bulan

Elon Musk Targetkan Bangun Pabrik Mobil Listrik Tesla di Bulan

OTOTEKNO
Tabrakan Misterius di Bulan Terekam Langsung oleh Astronom

Tabrakan Misterius di Bulan Terekam Langsung oleh Astronom

OTOTEKNO
AS Kirim Teknologi Nuklir ke ISS, Langkah Awal Menuju Mars!

AS Kirim Teknologi Nuklir ke ISS, Langkah Awal Menuju Mars!

OTOTEKNO
Persaingan NASA-China ke Bulan: Sejarah dan Risiko Kekalahan AS

Persaingan NASA-China ke Bulan: Sejarah dan Risiko Kekalahan AS

OTOTEKNO
Mungkinkah Tanah Bulan Jadi Penopang Koloni Manusia? Ini Jawabannya

Mungkinkah Tanah Bulan Jadi Penopang Koloni Manusia? Ini Jawabannya

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon