Debut Global Pikap Double Cabin BYD Shark di Meksiko
Minggu, 19 Mei 2024 | 09:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Produsen mobil listrik asal Tiongkok, BYD meluncurkan model pikap double cabin pertama, yakni BYD Shark di Meksiko. BYD Shark diposisikan sebagai pikap mewah dengan energi terbaru, yakni plug-in hybrid (PHEV).
Mengutip Shine Minggu (19/5/2024), peluncuran di Meksiko merupakan launching pertama BYD di luar Tiongkok dan menjadi debut global BYD Shark.
Helatan launching yang mengusung tema "Hybrid Power, Wild Spirit" ini memamerkan pengalaman cerdas yang inovatif dan skenario offroad ekstrem di segala medan yang menjelma menjadi taman hiburan teknologi yang penuh dengan kesenangan dan interaksi eksplorasi.
Wakil Presiden Eksekutif BYD dan CEO BYD Amerika, Stella Li menyebut sebagai pemimpin global dalam teknologi baru, BYD tetap berkomitmen untuk menciptakan solusi inovatif bagi pengguna di seluruh dunia.
"Dengan diperkenalkannya pikap energi baru perdana kami, maka kami siap untuk mendefinisikan kembali lanskap pengambilan bahan bakar konvensional melalui teknologi canggih, memberikan gaya hidup yang ditandai dengan peluang tak terbatas kepada pengguna. BYD kini mengantarkan era pengambilan energi baru secara global," ucapnya.
Pikap double cabin memiliki tenaga 430 hp dan dapat menempuh jarak 62 mil hanya dengan tenaga listrik. Pada bagian depan terdapat bilah lampu LED lebar penuh dengan logo BYD mengambang agak besar terpasang di kisi radiator. Tampilan offroad yang kokoh terlihat dengan tersematkan over fender dengan lapisan hitam di sekeliling bodi.
Dari sisi interior, BYD Shark memiliki layar infotainment berputar berukuran 12,8 inci yang mendominasi dasbor, mirip dengan BYD Seal. Dilengkapi dengan cluster pengukur digital 10,25 inci. Fitur penting lainnya termasuk head-up display 12 inci, konektivitas nirkabel Apple CarPlay dan Android Auto, serta pengisian daya dua arah.
Dari segi dimensi, Shark sedikit lebih panjang dan tinggi dibandingkan Ford Ranger, berukuran panjang 214 inci, lebar 77,5 inci, dan tinggi 75,5 inci. Jarak sumbu rodanya mencapai 128,3 inci. Kapasitas penarik dan muatan maksimum Shark masing-masing adalah 5.511 pon dan 1.840 pon.
Seperti para pesaingnya, mobil ini menggunakan platform body-on-frame, menggunakan arsitektur yang mirip dengan SUV BYD Seal U di Tiongkok dan rangkaian SUV offroad Fangchengbao. BYD menyebutnya sebagai platform DMO, dengan arti DM adalah singkatan dari dual mode (hybrid) dan O adalah singkatan dari offroad.
Sistem hybrid plug-in menggabungkan mesin turbo 1,5 liter dengan dua motor listrik, satu di setiap gandar, untuk menghasilkan 430 tenaga kuda. BYD mengatakan itu cukup untuk mendorong truk dari 0-62 mil per jam dalam 5,7 detik.
Dari sisi keselamatan juga terbilang lengkap karena ada rangkaian fitur ADAS (Advanced Drivers Assistance System) termasuk Adaptive Cruise Control, Rear Collision Warning sampai Automatic Emergency Braking.
Tambahan lain termasuk wireless smartphone charger 50W dan Surround View Monitor buat membantu pengemudi melihat kondisi di sekitar kendaraan lewat hasil tangkapan kamera ke head unit.
Pikap double cabin ini akan dijual mulai US$ 53.400 atau Rp 852,8 juta untuk tipe terendah, sementara tipe tertinggi US$ 58.100 atau Rp 927,8 juta.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




