ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Fitur Baru YouTube Bikin Kreator Video Kecil Miliki Banyak Audiens dan Views

Sabtu, 21 September 2024 | 15:50 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Ilustrasi YouTube.
Ilustrasi YouTube. (Unsplash/Szabo Viktor)

Jakarta, Beritasatu.com - Platform video, YouTube merilis fitur Hype yang akan membantu kreator kecil yang tidak memiliki banyak subscriber untuk memperluas jangkauan video, sehingga memiliki banyak audiens dan views.

Mengutip Tech Crunch, Sabtu (21/9/2024), melalui fitur ini, kreator di YouTube tidak perlu bergantung dengan algoritma, rekomendasi, hasil pencarian, hingga kolaborasi untuk meningkatkan penonton mereka.

Selain itu, fitur Hype ini akan memungkinkan penonton kreator tersebut untuk membantu promosi video agar bisa naik dan berada di jajaran atas peringkat video populer hingga berpotensi menjangkau banyak penonton.

ADVERTISEMENT

Cara menggunakan fitur ini, yakni penonton hanya perlu mengeklik fitur Hype baru di bawah tombol Like yang ada. Fitur Hype ini akan tersedia untuk video dari kreator dengan jumlah subscriber kurang dari 500.000.

Semakin banyak penonton yang mengeklik fitur Hype, maka akan semakin tinggi peringkat video tersebut di jajaran teratas video populer.

Agar fitur ini tidak disalahgunakan, maka penonton hanya boleh mengeklik maksimal tiga video per minggu.

Namun, pada masa mendatang, YouTube memungkinkan pengguna untuk membeli fitur Hype tambahan, sehingga hal ini akan memberikan cuan baru bagi perusahaan.

Direktur Manajemen Produk YouTube Bangaly Kaba mengatakan, fitur Hype ini akan memberikan cara bagi komunitas untuk mengekspresikan kecintaan dan kesenangan mereka pada kreator.

"Terutama kreator baru dan mendukung video baru mereka dengan memberi hype," ucap Bangaly.

Namun, Bangaly melanjutkan, di masa mendatang, para kreator juga bisa melihat siapa saja yang mempromosikan video mereka.

Dalam uji coba fitur beta selama empat minggu di Turki, Taiwan, dan Brasil, penonton YouTube mempromosikan video lebih dari 5 juta kali di lebih dari 50.000 saluran.

Adapun rentang usia orang yang menggunakan promosi video dengan Hype, yakni 18 hingga 24 tahun dengan persentase lebih dari 30% dari semua pengguna beta.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

YouTube Rilis Alat Pendeteksi Deepfake untuk Jurnalis dan Politisi

YouTube Rilis Alat Pendeteksi Deepfake untuk Jurnalis dan Politisi

OTOTEKNO
YouTube Error, Ini 6 Aplikasi Alternatif untuk Nonton Podcast

YouTube Error, Ini 6 Aplikasi Alternatif untuk Nonton Podcast

OTOTEKNO
YouTube Down, Ini 6 Alternatif Aplikasi Streaming Musik Terbaik

YouTube Down, Ini 6 Alternatif Aplikasi Streaming Musik Terbaik

OTOTEKNO
Tak Lagi Gratis, YouTube Music Mulai Batasi Akses Lirik

Tak Lagi Gratis, YouTube Music Mulai Batasi Akses Lirik

OTOTEKNO
Bobon Santoso: Gue Pensiun dari YouTube

Bobon Santoso: Gue Pensiun dari YouTube

LIFESTYLE
YouTube Blokir Pemutaran Latar Belakang pada Browser Android

YouTube Blokir Pemutaran Latar Belakang pada Browser Android

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT