Negara di ASEAN Jadi Lokasi Debut Pertama BYD Shark di Benua Asia
Rabu, 30 Oktober 2024 | 06:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - BYD resmi merilis pikap double cabin listrik terbaru, BYD Shark, di Kamboja. Peluncuran ini menjadikan Kamboja sebagai negara pertama di Asia yang memasarkan BYD Shark.
Mengutip Carnewschina, Rabu (30/10/2024), BYD Shark dibanderol mulai dari US$ 6.700 atau sekitar Rp 894 juta. BYD Shark sebelumnya mengaspal di Meksiko pada Mei, dan juga tersedia di pasar Amerika Latin, termasuk Brasil dan Panama. BYD Shark rencananya juga akan ekspansi ke Australia. Untuk pasar Kamboja, BYD bekerja sama dengan Harmony Auto sebagai distributor eksklusif.
Selama acara peluncuran, BYD memperkenalkan fitur vehicle to load (VTOL) pada Shark, yang memungkinkan kendaraan untuk memasok daya ke perangkat eksternal, seperti peralatan kemah dan rumah tangga, serta sumber daya darurat.
Shark dibangun di atas platform DMO BYD, yang digunakan pula oleh model Bao 5 dan Bao 8 dari Fang Cheng Bao. Platform itu mendukung efisiensi energi dan kemampuan off-road.
Dimensi BYD Shark adalah 5.457 mm x 1.971 mm x 1.925 mm dengan jarak sumbu roda 3.260 mm. Truk ini mendukung kapasitas muatan hingga 835 kg dan volume bak sebesar 1.450 liter, serta kapasitas derek 2.500 kg.
Truk ini menggunakan mesin 1.5T bertenaga maksimum 170 kW, dengan output total dari motor depan dan belakang sebesar 320 kW dan torsi 650 Nm.
BYD Shark juga dilengkapi baterai lithium iron phosphate (LFP) blade 29,58 kWh, dengan jangkauan hingga 100 km dalam standar NEDC, serta mencapai 840 km dengan baterai dan tangki bahan bakar penuh.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




