Ikuti Jejak BYD Shark, Geely Luncurkan Pikap Double Cabin Listrik di Asia Tenggara
Minggu, 3 November 2024 | 10:03 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Anak perusahaan Geely, produsen otomotif asal China di Thailand, yakni Riddara Automobile meluncurkan pikap double cabin listrik Riddara RD6 di kawasan Asia Tenggara. Sebelumnya, BYD dengan model yang sama, juga meluncurkan Shark di Asia Tenggara, tepatnya di Kamboja dan menjadi yang pertama di kawasan Asia.
Mengutip Xinhua, Minggu (3/10/2024), RD6 menawarkan empat varian yang bisa beradaptasi dalam berbagai kondisi jalan, sehingga pengendara mendapatkan pengalaman berkendara yang baik dari sebuah SUV.
CEO Riddara Ling Shiquan mengatakan, peluncuran mobil itu menyusul keberhasilan Riddara sebagai merek pikap listrik nomor satu di China dengan pangsa pasar 60% pada 2023.
"Peluncuran itu bertujuan mengubah persepsi tentang truk pikap di Thailand karena segmen itu masih sangat penting," ucapnya.
Sementara, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Ekonomi dan Masyarakat Digital Thailand Prasert Jantararuangtong menekankan, masuknya Riddara menjadi truk pikap listrik pertama di Thailand, yang menandai langkah penting lainnya bagi industri otomotif Thailand.
"Thailand memasuki sebuah era baru dan memperkuat posisi kami sebagai negara terdepan yang siap mendukung kendaraan energi baru yang ramah lingkungan," ucapnya.
Diketahui, Thailand telah sejak lama menjadi pusat manufaktur dan ekspor otomotif regional. Dengan upaya peningkatan investasi pemerintah, negara itu bermaksud mengubah 30% produksi otomotif tahunan menjadi kendaraan listrik per 2030.
Menurut Federasi Industri Thailand, penjualan kendaraan pikap di negara itu mencapai 126.560 unit dalam sembilan bulan pertama 2024, hingga menyumbang hampir sepertiga dari penjualan otomotif domestik negara tersebut yang berjumlah 438.659 unit.
Sebelumnya, BYD resmi merilis pikap double cabin listrik terbaru, BYD Shark, di Kamboja. Peluncuran ini menjadikan Kamboja sebagai negara pertama di Asia yang memasarkan BYD Shark.
BYD Shark dibanderol mulai dari US$ 6.700 atau sekitar Rp 894 juta. BYD Shark sebelumnya mengaspal di Meksiko pada Mei, dan juga tersedia di pasar Amerika Latin, termasuk Brasil dan Panama.
BYD Shark rencananya juga akan ekspansi ke Australia. Sedangkan untuk pasar Kamboja, BYD bekerja sama dengan Harmony Auto sebagai distributor eksklusif.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




