ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Apple Kini Pakai Tahun untuk Nama Sistem Operasinya

Rabu, 11 Juni 2025 | 14:21 WIB
AH
TE
Penulis: Achmad Hujaini | Editor: TCE
Ilustrasi iOS 26.
Ilustrasi iOS 26. (Dok Apple/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Apple secara resmi memperbarui penamaan sistem operasinya (operating system/OS) dengan menggunakan skema tahun, dimulai dari angka 26, dalam ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2025. Perubahan ini berlaku untuk semua lini OS utama mereka, seperti iOS, macOS, iPadOS, watchOS, tvOS, dan visionOS.

Jika sebelumnya Apple menggunakan sistem penomoran bertingkat, seperti iOS 18 atau macOS 15, kini mereka beralih ke penamaan berdasarkan tahun rilis yang distilisasi, dimulai dengan 26 sebagai representasi 2026.

Dikutip dari Business Insider, Rabu (11/6/2025), keputusan ini diambil untuk menyederhanakan sistem versi yang selama ini dinilai membingungkan, terutama karena setiap sistem memiliki versi berbeda tetapi dirilis di waktu yang sama.

ADVERTISEMENT

Salah satu alasan utama Apple mengganti skema penamaan ke berbasis tahun adalah demi konsistensi. Dengan semua sistem operasi memakai label 26, pengguna tidak perlu lagi menebak-nebak apakah iOS 18 setara dengan macOS 15 atau iPadOS 17.

Hal ini menciptakan kejelasan yang lebih besar antarproduk, mengingat Apple semakin mengintegrasikan fitur lintas perangkat, seperti Continuity, Handoff, dan Universal Control. Perubahan skema versi ini juga bersamaan dengan peluncuran desain baru bernama Liquid Glass, yang membawa tampilan visual transparan, lembut, dan lebih hidup di semua sistem operasi Apple.

Untuk itu, iOS 26, macOS “Tahoe” 26, dan watchOS 26 akan mengusung desain tersebut sebagai bagian dari pembaruan besar Apple dalam menghadirkan tampilan yang modern.

Bagi pengguna, perubahan ini memberikan kemudahan dalam mengidentifikasi apakah perangkat mereka sudah menjalankan versi terbaru. Misalnya, jika iPhone sudah memakai iOS 26, maka Mac, iPad, dan Apple Watch juga akan memakai OS dengan label 26, menandakan seluruh ekosistem berjalan sinkron.

Sejumlah fitur unggulan juga diumumkan bersama iOS 26, termasuk integrasi Apple Intelligence, yang membawa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk penyaringan panggilan, live translation, dan peningkatan kualitas foto.

Selain itu, tampilan antarmuka pengguna pada Safari, Maps, Messages, dan Wallet juga mengalami perombakan besar-besaran. Semua perubahan ini menjadi bagian dari upaya Apple memperkuat posisinya dalam ekosistem perangkat pintar. Hal itu juga sekaligus memastikan semua lini OS mereka tampil seragam, mutakhir, serta mudah dipahami oleh pengguna dari seluruh dunia.

Dengan semua alasan tersebut, perubahan penamaan OS ke 26 mencerminkan langkah Apple dalam menyederhanakan, menyelaraskan, dan memodernisasi cara pengguna memahami perangkat lunak mereka. Hal ini bukan sekadar perubahan, melainkan fondasi baru untuk masa depan sistem operasi Apple yang lebih terintegrasi dan transparan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Terungkap Alasan Banyak Pengguna iPhone Ogah Update iOS 26

Terungkap Alasan Banyak Pengguna iPhone Ogah Update iOS 26

OTOTEKNO
Apple Rilis Pembaruan iOS 26.0.1 Atasi Bug WiFi hingga Kamera iPhone

Apple Rilis Pembaruan iOS 26.0.1 Atasi Bug WiFi hingga Kamera iPhone

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT