DeepSeek Terancam Diusir dari Toko Aplikasi Apple dan Google
Jumat, 27 Juni 2025 | 17:58 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Penolakan terhadap DeepSeek, perusahaan artificial intelligence (AI) asal China, masih terus berlangsung. Kali ini terjadi di Jerman.
Komisioner Perlindungan Data Jerman, Meike Kamp, meminta Apple dan Google untuk menghapus aplikasi DeepSeek dari toko aplikasi mereka di Jerman. Permintaan ini disampaikan karena adanya kekhawatiran serius terhadap pelanggaran perlindungan data pribadi pengguna.
Dalam pernyataannya pada Jumat (27/6/2025), dikutip dari Reuters, Kamp menegaskan DeepSeek secara ilegal mentransfer data pribadi pengguna ke China. Ia pun meminta kedua raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu untuk segera meninjau dan memutuskan apakah akan memblokir aplikasi tersebut di wilayah Jerman.
Mengacu pada kebijakan privasinya, DeepSeek menyimpan berbagai data pribadi, termasuk permintaan pengguna ke program AI mereka dan file yang diunggah, di komputer yang berada di China.
"DeepSeek belum mampu memberikan bukti yang meyakinkan kepada lembaga kami bahwa data pengguna asal Jerman dilindungi di China dengan tingkat perlindungan yang sebanding dengan Uni Eropa," ujar Kamp.
DeepSeek sempat mengguncang dunia teknologi pada Januari lalu dengan klaim bahwa mereka berhasil mengembangkan model AI sekelas ChatGPT dengan biaya jauh lebih rendah. Namun, sejak saat itu, perusahaan ini menuai sorotan di Amerika Serikat dan Eropa terkait kebijakan keamanannya.
Italia sebelumnya telah memblokir aplikasi DeepSeek dari toko aplikasi, karena tidak adanya transparansi dalam penggunaan data pribadi. Sementara Belanda melarang penggunaan aplikasi tersebut di perangkat pemerintah.
Di Amerika Serikat, para anggota parlemen juga berencana mengajukan RUU yang melarang lembaga eksekutif pemerintah menggunakan model AI buatan China.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




