ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Hyosung Bangkit, GV250X Roadster Siap Bantai Kawasaki Ninja 250

Minggu, 3 Mei 2026 | 12:06 WIB
WT
WT
Penulis: Wahyu Sahala Tua | Editor: WS
Merek motor Korea Selatan, Hyosung, siap bangkit dengan meluncurkan GV250X Roadster bermesin V-twin di Jepang pada Juni 2026 untuk membidik Kawasaki Ninja 250.
Merek motor Korea Selatan, Hyosung, siap bangkit dengan meluncurkan GV250X Roadster bermesin V-twin di Jepang pada Juni 2026 untuk membidik Kawasaki Ninja 250. (Rideapart/DOK)

Jakarta, Beritasatu.com - Bagi Anda yang sudah aktif berkendara motor pada era awal hingga pertengahan tahun 2000-an, nama Hyosung mungkin tidak terasa asing. Kala itu, merek asal Korea Selatan ini muncul sebagai alternatif terjangkau dengan mesin V-twin yang unik di segmennya. Namun, setelah sempat mencuri perhatian, nama Hyosung perlahan memudar dari peredaran dan seolah tenggelam di balik dominasi merek-merek besar lainnya.

Penyebab meredupnya Hyosung tidak lepas dari masalah konsistensi. Di negara asalnya, Korea Selatan, Hyosung tetap eksis namun gagal menjadi kekuatan dominan layaknya Kia atau Hyundai di industri mobil. Pasar lokal Korea yang lebih condong ke arah skuter komuter, serta tingginya kepercayaan konsumen terhadap merek Jepang, membuat Hyosung kesulitan berkembang. Ditambah lagi, perubahan kepemilikan perusahaan yang berulang kali terjadi turut mengganggu arah kebijakan global mereka.

Kondisi serupa juga terjadi di kawasan Asia Tenggara. Hyosung dinilai gagal membangun jaringan dealer dan layanan purna jual yang kuat untuk membangun kepercayaan konsumen. Di saat yang sama, kompetitor baru seperti CFMoto dan Benelli masuk dengan harga yang lebih kompetitif, kemitraan yang lebih solid, serta ekspansi yang sangat agresif. 

ADVERTISEMENT
Merek motor Korea Selatan, Hyosung, siap bangkit dengan meluncurkan GV250X Roadster bermesin V-twin di Jepang pada Juni 2026 untuk membidik Kawasaki Ninja 25 - (Rideapart/DOK)
Merek motor Korea Selatan, Hyosung, siap bangkit dengan meluncurkan GV250X Roadster bermesin V-twin di Jepang pada Juni 2026 untuk membidik Kawasaki Ninja 25 - (Rideapart/DOK)

“Alhasil, keberadaan Hyosung bukan menghilang sepenuhnya, melainkan hanya tenggelam oleh persaingan yang makin ketat,” tulis Rideapart, Minggu (3/5/2026).

Kini, Hyosung mencoba untuk kembali bersuara dengan melirik pasar yang lebih masuk akal bagi motor berkapasitas kecil. Mereka bersiap meluncurkan model baru bernama GV250X Roadster di Jepang pada Juni 2026 ini. Pemilihan Jepang sebagai lokasi peluncuran bukanlah tanpa alasan, mengingat sistem lisensi berkendara di sana sangat mendukung segmen motor di bawah 400 cc, khususnya kelas 2 0cc yang bisa dikendarai di jalan tol tanpa hambatan administrasi yang rumit.

GV250X Roadster tetap mempertahankan karakteristik yang selama ini menjadi ciri khas Hyosung, yaitu penggunaan mesin V-twin. Motor ini mengandalkan mesin 248,4 cc berpendingin cairan dengan sudut 60 derajat yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 25,3 HP. Penggunaan konfigurasi V-twin di kelas 250 cc menjadi keunikan tersendiri di tengah pasar yang saat ini didominasi oleh mesin satu silinder atau dua silinder sejajar (parallel-twin) seperti Honda CBR250RR dan Kawasaki Ninja 250. 

Bukan tenaga puncak yang menjadi incaran utama Hyosung lewat GV250X, melainkan sensasi berkendara. Dengan mesin V-twin, pengendara bisa merasakan denyut mesin yang lebih rendah dan karakter yang terasa lebih premium meskipun berada dalam paket kapasitas kecil. Strategi ini diharapkan mampu menarik minat para pengendara yang mencari identitas berbeda dibandingkan motor-motor mainstream lainnya.

Selain mesin yang unik, Hyosung juga membekali GV250X dengan berbagai fitur modern yang jarang ditemukan di kelasnya. Motor ini sudah dilengkapi dengan kontrol traksi (traction control), sistem pengereman ABS, serta suspensi depan model Upside Down (USD). Kehadiran fitur-fitur ini menunjukkan bahwa Hyosung tidak ingin motor barunya dianggap sebagai produk "murah" yang minim teknologi.

Satu fitur yang paling menonjol adalah penggunaan sistem penggerak sabuk (belt final drive), bukan rantai seperti motor pada umumnya. Bagi pengendara baru, sistem ini sangat menguntungkan karena minim perawatan, suara lebih halus, dan tidak perlu repot dengan pelumas rantai. Dengan tinggi jok hanya 74 cm dan bobot sekitar 180 kg, GV250X Roadster dirancang untuk menjadi motor yang sangat bersahabat bagi siapa saja, tanpa terlihat seperti motor pemula yang membosankan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon