Dean Huijsen: Saya Tak Berpikir Dua kali Gabung Real Madrid
Rabu, 11 Juni 2025 | 05:02 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Real Madrid secara resmi memperkenalkan rekrutan barunya di lini belakang, Dean Huijsen, pada Selasa (10/6/2025). Bek muda berusia 20 tahun itu direkrut dari Bournemouth dengan nilai transfer mencapai € 60 juta (Rp 1,1 triliun). Huijsen, yang merupakan pemain tim nasional Spanyol, mengungkapkan kebahagiaannya karena berhasil mewujudkan impian masa kecilnya menjadi pemain Los Blancos.
Dalam konferensi pers seusai diperkenalkan oleh Presiden Florentino Perez, Huijsen tampak emosional. Ia hadir mengenakan setelan jas bersama orang tua dan saudara-saudaranya di Stadion Santiago Bernabeu setelah menjalani tes medis. Ia akan mulai bergabung dengan sesi latihan tim pada Rabu (11/6/2025).
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada presiden dan klub. Sejak Real Madrid menghubungi saya, saya tak melihat ke tim lain. Terima kasih juga kepada keluarga saya, terutama orang tua dan saudara-saudara saya. Saya bergabung dengan klub terbaik di dunia dan akan memberikan segalanya," papar Huijsen.
Pemain yang pernah membela Juventus dan Roma ini menambahkan dirinya tetap rendah hati dan berharap bisa meraih banyak gelar bersama Madrid, dimulai dari Piala Dunia Antarklub.
"Real Madrid adalah klub hidup saya, dan saya berharap bisa berada di sini selama bertahun-tahun ke depan,” ucapnya.
Huijsen juga menyebut hari perkenalannya sebagai momen terbaik dalam hidupnya. Ia mengaku siap mempersembahkan segalanya untuk Real Madrid dan memilih nomor punggung 24, satu-satunya yang tersedia saat ini.
“Saya sangat bahagia berada di sini. Tak ada klub lain seperti Madrid. Ini adalah impian saya sejak kecil,” tambahnya.
Dukungan dari Xabi Alonso dan Sergio Ramos
Pelatih anyar Real Madrid, Xabi Alonso, turut memberikan dukungan penuh terhadap kedatangan Huijsen. Keduanya sudah sempat berdiskusi mengenai peran dan ekspektasi yang akan diemban sang pemain.
“Ya, kami sudah sempat berbicara sedikit soal apa yang diharapkannya dari saya. Saya merasa cocok dengan gaya bermain Xabi, dan saya siap berkontribusi sebaik mungkin,” ungkap Huijsen.
Menariknya, idolanya sejak kecil, Sergio Ramos, juga memberikan pesan pribadi kepadanya. Ramos adalah panutan Huijsen dalam bermain sebagai bek tengah.
“Dia mengirim pesan pada hari saya resmi bergabung. Ramos adalah idola terbesar saya, bek tengah terbaik sepanjang sejarah. Saya tidak bisa memilih satu hal saja yang membuatnya hebat,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan kenangan pertamanya tentang Real Madrid adalah momen gol penyeimbang Sergio Ramos di final Liga Champions 2014. “Saat itu saya baru berusia sembilan tahun. Itulah memori pertama saya tentang Madrid,” kenangnya.
Tantangan Besar di Madrid
Beberapa pertanyaan diarahkan pada kepribadiannya yang terkesan santai dan bagaimana ia akan menghadapi tekanan di klub sebesar Real Madrid.
“Saya memang cukup santai. Tapi saya tetap bekerja keras dan fokus pada permainan. Saya hidup menjalani impian saya, dan saya akan memberikan yang terbaik,” jelasnya.
Dean Huijsen diproyeksikan menjadi bagian penting dari skuad racikan Xabi Alonso, terutama dalam membangun serangan dari lini belakang. Ia akan segera diuji dalam kompetisi besar pertamanya bersama Real Madrid, yakni Piala Dunia Antarklub yang akan datang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




