Menangis Terima Trofi Ballon d’Or, Dembele Ajak sang Ibu ke Panggung
Selasa, 23 September 2025 | 08:26 WIB
Paris, Beritasatu.com – Ousmane Dembele menangis saat menerima penghargaan Ballon d’Or 2025. Penyerang Paris Saint-Germain itu mengajak ibunya naik ke panggung setelah menerima trofi dari mantan pemenang, Ronaldinho, dalam upacara megah di Paris, Senin (22/9/2025).
“Luar biasa bisa memenangi trofi seperti ini,” ujar Dembele dengan suara bergetar dalam bahasa Prancis.
“Saya bekerja untuk tim dan membantu PSG memenangi Liga Champions pertama. Kemudian dihadiahi trofi individu seperti Ballon d’Or sungguh luar biasa,” tambah pemain timnas Prancis ini.
Musim lalu, Dembele tampil impresif dengan mencetak 35 gol dan 16 assist dalam 53 pertandingan resmi. Di Liga Champions, ia berkontribusi dalam 14 gol (8 gol, 6 assist) dari 15 penampilan, termasuk performa gemilang saat final menghadapi Inter Milan yang berakhir 5-0 untuk PSG.
Keberhasilan ini membuat Dembele mengungguli bintang muda Barcelona, Lamine Yamal. Penyerang berusia 18 tahun tersebut membantu klubnya menjuarai La Liga dan Copa del Rey musim lalu serta mencapai semifinal Liga Champions. Yamal pun meraih penghargaan Kopa sebagai pemain U-21 terbaik untuk tahun kedua berturut-turut.
“Saya harus terus berusaha untuk memenangkan penghargaan lainnya di masa mendatang,” ujar Yamal melalui penerjemah.
Dembele, pemain yang gagal gemilang bersama Barcelona, datang ke upacara pemberian penghargaan Ballon d’Or dalam kondisi cedera. Pada saat yang sama, PSG baru saja tumbang 0-1 dari Marseille pada Ligue 1 Liga Prancis.
Ia merupakan salah satu dari sembilan pemain PSG yang masuk nominasi Ballon d’Or 2025, termasuk kiper Gianluigi Donnarumma (sekarang Manchester City), winger Khvicha Kvaratskhelia, dan Desire Doue yang mencetak dua gol di final Liga Champions.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




