Carrick Tegaskan Manchester United Masih Punya Sihir di Old Trafford
Sabtu, 17 Januari 2026 | 06:31 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Michael Carrick resmi kembali ke "rumah" lamanya di Manchester United. Mantan gelandang legendaris Setan Merah ini ditunjuk sebagai pelatih kepala untuk menakhodai tim dalam 17 pertandingan sisa Liga Inggris musim ini. Carrick masuk menggantikan Ruben Amorim, pelatih asal Portugal yang didepak setelah hanya 14 bulan bertugas di Old Trafford.
Kembalinya Carrick terjadi di tengah badai kritik dari para penggemar yang merasa klub kesayangan mereka telah kehilangan identitas atau "jiwa" akibat rentetan hasil buruk. Namun, dalam sesi wawancara pertamanya, Carrick dengan tegas menepis anggapan tersebut. Baginya, atmosfer di pusat latihan Carrington tetap istimewa dan penuh motivasi.
"Saya benar-benar tidak berpikir klub ini kehilangan jiwanya. Saya rasa ada sihir di tempat ini. Saya merasakannya dan langsung merasa seperti di rumah sendiri saat melangkah masuk ke gedung ini," ujar Carrick dengan penuh keyakinan dikutip Sky Sports News, Sabtu (17/1/2026).
Ia memahami bahwa pandangan orang luar mungkin berbeda karena hasil pertandingan, namun secara internal, ia merasa semangat klub tidak berubah banyak. Sebagai pelatih ke-11 sejak era pensiunnya Sir Alex Ferguson, Carrick memikul beban berat untuk memperbaiki budaya klub.
Ia menekankan bahwa tugasnya bukan hanya soal strategi di lapangan hijau, melainkan juga perilaku dan mentalitas para pemain. "Bagaimana kita berpikir, bagaimana kita bertindak, bagaimana kita bersikap, itu adalah bagian dari tanggung jawab saya untuk menyebarkannya dengan cara yang benar," tambahnya.
Kesan positif tidak hanya datang dari sang pelatih. Kapten tim, Harry Maguire, mengaku sangat terkesan dengan perubahan singkat yang dibawa oleh Carrick dan staf pelatihnya. Carrick sendiri memuji sikap para pemain yang sangat terbuka terhadap perubahan. Menurutnya, tidak ada tanda-tanda "bendera merah" atau masalah serius yang ia temukan selama tiga hari pertama masa kerjanya.
"Para pemain bersedia mendengarkan, mau belajar, ingin menjadi lebih baik, dan ingin memberikan yang terbaik untuk klub. Itulah perasaan yang saya dapatkan," ungkap mantan bos Middlesbrough tersebut.
Carrick menegaskan bahwa budaya klub tidak dibangun lewat kata-kata manis di depan media, melainkan lewat apa yang dilakukan setiap hari di lapangan latihan. Ujian perdana bagi Carrick tidaklah main-main.
Ia harus memimpin skuadnya dalam laga derbi Manchester melawan Manchester City di Old Trafford pada Sabtu malam ini. Laga ini akan menjadi pembuktian apakah "sihir" yang ia bicarakan mampu diterjemahkan menjadi kemenangan di lapangan, terutama di tengah rencana aksi protes fans yang kecewa dengan manajemen klub.
Carrick menutup pernyataannya dengan sebuah ajakan kepada para suporter untuk kembali bersatu memperkuat keangkeran Old Trafford. "Kita perlu menjadikan Old Trafford tempat yang lebih baik lagi dengan bantuan para pendukung juga. Itulah keajaiban dari apa yang sedang kami coba lakukan," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




