Deretan Pemain Eks Eropa dalam Sejarah Persib Bandung
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Persib Bandung terus mempertegas identitasnya sebagai salah satu klub besar Indonesia dengan merekrut pemain berpengalaman dari Eropa.
Langkah tersebut bukan sekadar strategi transfer biasa, melainkan bagian dari visi jangka panjang untuk membangun skuad kompetitif pada level domestik maupun Asia.
Rekam jejak sejumlah pemain yang pernah merasakan atmosfer lima liga top Eropa menunjukkan bahwa Persib Bandung memiliki daya tarik tersendiri.
Kombinasi sejarah panjang, basis suporter besar, eksposur media nasional, serta ambisi menembus persaingan Asia menjadikan klub ini destinasi menarik bagi pemain dengan latar belakang elite.
Kehadiran nama-nama berpengalaman dari Eropa pun bukan fenomena baru. Sejak beberapa musim terakhir, Maung Bandung konsisten menghadirkan figur yang pernah berkarier di Liga Inggris, Ligue 1, Serie A, hingga La Liga.
Terbaru, kedatangan Sergio Castel dan Layvin Kurzawa semakin melengkapi daftar tersebut. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut deretan nama pemain lebih lengkapnya:
Layvin Kurzawa
Layvin Kurzawa resmi diperkenalkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu (25/1/2026) sebagai rekrutan anyar pada bursa transfer putaran kedua Super League 2025/2026. Bek kiri asal Prancis ini datang dengan pengalaman panjang di level tertinggi Eropa.
Ia menghabiskan hampir satu dekade bersama Paris Saint-Germain dan tampil reguler di Ligue 1, kompetisi kasta tertinggi Prancis.
Dalam periode tersebut, Kurzawa bermain satu tim dengan sejumlah bintang dunia seperti Neymar, Kylian Mbappe, Angel Di Maria, dan Edinson Cavani. Sebelum berseragam PSG, ia lebih dulu membangun fondasi karier profesionalnya bersama AS Monaco.
Pengalaman tampil di Liga Champions serta atmosfer kompetisi elite Eropa membentuknya sebagai pemain dengan kematangan taktik dan mental bertanding yang kuat. Di Persib Bandung, Kurzawa diproyeksikan sebagai pemain serba bisa.
Selain beroperasi di posisi bek kiri, ia dapat dimainkan sebagai sayap kiri maupun bek tengah. Fleksibilitas ini memberi banyak opsi bagi tim pelatih dalam merancang strategi dan rotasi.
Masuknya Kurzawa sekaligus menegaskan keseriusan Persib dalam membangun tim dengan kedalaman skuad dan pengalaman internasional.
Sergio Castel Martínez
Tak lama setelah mendatangkan Kurzawa, Persib Bandung kembali menambah kekuatan dengan merekrut penyerang asal Spanyol, Sergio Castel Martínez, untuk putaran kedua Super League 2025/2026. Kehadirannya mempertegas upaya klub dalam meningkatkan daya gedor lini depan.
Sebelum berseragam Persib, Castel menapaki karier di berbagai negara. Ia mengawali perjalanan profesional bersama Atlético Madrid B, kemudian melanjutkan kiprah di sejumlah klub Spanyol seperti UD Ibiza dan Málaga CF.
Selain itu, ia juga memperkuat Marbella, Burgos, Atletico Madrileño, UD Sanse, hingga Ibiza di kompetisi kasta bawah Spanyol.
Pengalaman internasionalnya tidak berhenti di Spanyol. Castel pernah bermain untuk Jamshedpur FC di Liga India, Quang Ninh FC di Vietnam, serta dua klub Siprus, yakni Apollon Limassol dan Anorthosis. Pada musim terakhirnya bersama Apollon Limassol, ia mencetak tiga gol dari 15 pertandingan.
Secara keseluruhan, penyerang berusia 30 tahun tersebut telah membukukan lebih dari 217 penampilan sepanjang karier profesionalnya dengan torehan 62 gol dan 13 assist.
Meski tidak pernah mencetak lebih dari 20 gol dalam satu klub, performa terbaiknya tercatat saat membela Ibiza dengan 19 gol dari 74 laga. Ia juga menunjukkan produktivitas cukup baik di Anorthosis lewat 16 gol dari 35 pertandingan.
Castel sempat merasakan atmosfer kompetisi Asia pada 2016 dan 2019 bersama Quang Ninh FC serta Jamshedpur, meski hanya bertahan satu musim di masing-masing klub.
Michael Essien
Salah satu nama paling bergengsi yang pernah membela Persib Bandung adalah Michael Essien. Gelandang asal Ghana tersebut dikenal luas sebagai pilar penting Chelsea selama delapan musim.
Dalam periode itu, ia meraih dua gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions. Selain Chelsea, kariernya di Eropa juga mencakup pengalaman bersama Real Madrid dan AC Milan. Jam terbang di kompetisi papan atas membuat Essien identik dengan mental juara dan karakter pekerja keras.
Ketika bergabung dengan Persib, ia membawa dampak besar, baik secara teknis maupun nonteknis. Kehadirannya meningkatkan eksposur sepak bola Indonesia di mata internasional. Meski datang pada fase akhir karier, profesionalisme dan pengalamannya menjadi referensi penting bagi pemain lain di dalam skuad.
Carlton Cole
Carlton Cole dikenal sebagai penyerang yang lama berkompetisi di Premier League bersama West Ham United. Ia juga pernah memperkuat tim nasional Inggris, menjadikannya salah satu pemain dengan latar belakang paling prestisius yang didatangkan Persib.
Sebagai striker yang terbiasa menghadapi bek-bek tangguh di kasta tertinggi Inggris, kedatangannya ke Bandung menarik perhatian luas.
Walaupun masa baktinya relatif singkat, Cole tetap menjadi bagian dari perjalanan Persib Bandung dalam membangun citra sebagai klub yang terbuka bagi pemain berpengalaman dari Eropa.
Lévy Madinda
Lévy Madinda merupakan gelandang asal Gabon yang pernah tampil di LaLiga Spanyol bersama Celta Vigo dan Gimnastic. Pengalaman tersebut memberinya pemahaman terhadap intensitas dan dinamika kompetisi elite Eropa.
Sebelum bergabung dengan Persib melalui skema peminjaman, ia juga sempat berkarier di beberapa klub Eropa lainnya. Latar belakang tersebut memudahkannya beradaptasi dengan kebutuhan tim.
Meski kebersamaannya tidak berlangsung lama, Madinda tetap tercatat sebagai bagian dari daftar pemain Persib Bandung dengan pengalaman liga top Eropa.
Tyronne del Pino
Tyronne del Pino memulai karier profesional di Spanyol dan sempat membela sejumlah klub seperti UD Las Palmas, CD Tenerife, serta SD Huesca. Pengalaman di sepak bola Spanyol membentuknya sebagai gelandang serang dengan teknik kuat dan visi permainan yang baik.
Setelah berkarier di Yunani dan Asia Tenggara, ia bergabung dengan Persib Bandung dan melalui fase awal yang tidak mudah.
Namun, seiring waktu, kontribusinya semakin terlihat melalui torehan gol dan assist yang konsisten. Tyronne menjadi contoh bagaimana pengalaman Eropa dapat diterjemahkan menjadi kontribusi nyata di kompetisi domestik.
Federico Barba
Federico Barba datang dengan latar belakang sepak bola Italia yang identik dengan disiplin taktik dan kekuatan lini pertahanan. Ia pernah merasakan atmosfer Serie A, kompetisi yang menuntut konsistensi serta kemampuan membaca permainan secara detail.
Sebagai bek tengah, Barba dikenal tangguh dalam duel dan memiliki jiwa kepemimpinan di lini belakang. Pengalaman Eropa membuatnya mampu beradaptasi cepat dengan tekanan besar yang melekat pada Persib Bandung. Sejak kedatangannya, ia menjadi salah satu pilar utama pertahanan Maung Bandung.
Stefano Beltrame
Stefano Beltrame merupakan mantan pemain Juventus yang sempat mencicipi Serie A pada 2013. Meski hanya tampil satu kali di liga bersama klub tersebut, ia tetap menjadi bagian dari sistem pembinaan salah satu raksasa Italia.
Sepanjang kariernya, Beltrame lebih sering menjalani masa peminjaman ke sejumlah klub Eropa, termasuk di Portugal.
Pengalaman itu membentuknya sebagai gelandang serang dengan pemahaman taktik yang baik. Saat bergabung dengan Persib Bandung, ia membawa variasi permainan serta kedalaman di lini tengah.
Daya Tarik Persib Bandung bagi Pemain Berpengalaman Eropa
Keputusan para pemain dengan latar belakang Eropa untuk bergabung tidak terlepas dari faktor teknis dan nonteknis. Persib Bandung memiliki basis suporter besar di Indonesia, eksposur media nasional yang konsisten, serta sejarah panjang pada sepak bola nasional.
Selain itu, ambisi klub untuk bersaing di Super League dan AFC Champions League Two menuntut skuad dengan pengalaman dan mental bertanding kuat. Stabilitas manajemen serta proyek tim yang jelas juga menjadi alasan penting mengapa Persib dipandang sebagai klub yang serius membangun fondasi jangka menengah.
Dalam konteks ini, perekrutan pemain eks liga top Eropa bukan sekadar menghadirkan nama besar, melainkan bagian dari kebutuhan teknis untuk menjaga konsistensi performa.
Deretan pemain eks liga top Eropa yang pernah membela Persib Bandung menunjukkan bahwa klub ini memiliki reputasi dan daya tarik yang kuat. Dari Michael Essien hingga Layvin Kurzawa, masing-masing membawa pengalaman, profesionalisme, serta mental kompetitif yang memperkaya skuad.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




