Guehi Rela Ubah Gaya Permainan demi Jadi Andalan Baru Guardiola
Minggu, 22 Februari 2026 | 19:12 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Bek timnas Inggris, Marc Guéhi, mengaku terus belajar setiap hari sejak bergabung dengan Manchester City. Hal itu ia sampaikan setelah City meraih kemenangan 2-1 atas Newcastle United dalam lanjutan Premier League, Sabtu (21/2/2026).
Pemain berusia 25 tahun tersebut tampil solid di lini belakang dan menjadi bagian penting dari pertahanan tim asuhan pelatih Josep ‘Pep’ Guardiola. Performa konsistennya membantu Man City terus menjaga persaingan di papan atas klasemen.
Guéhi mengaku harus menyesuaikan gaya bermainnya sejak tiba di Etihad Stadium. Ia juga merasa mendapat dukungan penuh dari rekan setim dan staf pelatih. Sejak didatangkan dari Crystal Palace pada Januari 2026, ia mengaku rela mengubah gaya permainan demi menyesuaikan kebutuhan tim.
“Sejak saya datang ke sini, semua orang sangat menyambut baik, pemain dan staf. Saya harus mengubah permainan saya sepenuhnya. Saya belajar setiap hari,” ujar Guehi.
Dalam pertandingan di Etihad Stadium, Nico O’Reilly dua kali membawa The Cityzens unggul. Sementara Newcastle sempat menyamakan skor lewat tendangan Lewis Hall yang terdefleksi ke arah gawang Man City.
Pada babak kedua, Man City harus bertahan dengan disiplin menghadapi tekanan bertubi-tubi dari Newcastle. Guéhi menjadi salah satu pilar utama di lini belakang yang memastikan timnya mengamankan tiga poin.
“Pertandingan seperti ini selalu sulit, selalu berat untuk dimainkan. Newcastle menunjukkan intensitas, semangat, dan kualitas ini kemenangan yang sangat bagus,” ucap Guehi.
Kemenangan tersebut membuat Manchester City kini hanya terpaut dua poin dari pemuncak klasemen, Arsenal. Kubu The Gunners baru akan bertanding pada Minggu (22/2/2026) melawan Tottenham Hotspur.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




