Kecam Penalti Arsenal Dibatalkan, Arteta Soroti Keputusan Wasit
Kamis, 30 April 2026 | 06:52 WIB
Manchester, Beritasatu.com - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, meluapkan kekecewaannya setelah wasit menganulir hadiah penalti untuk timnya saat menghadapi Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Liga Champions yang berakhir imbang 1-1 di Stadion Metropolitano, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB.
Arteta menilai keputusan tersebut sangat merugikan Arsenal dan menyebutnya tidak bisa diterima pada level kompetisi tertinggi Eropa.
“Seluruh rangkaian kejadian menjelaskan semuanya. Itu kontak yang jelas,” ujar Arteta kepada TNT Sports.
“Di level ini, itu benar-benar tidak dapat diterima,” tambahnya.
Insiden terjadi pada babak kedua ketika Eberechi Eze terjatuh akibat kontak dengan David Hancko, sebelum wasit Danny Makkelie meninjau ulang melalui monitor VAR di pinggir lapangan dan kemudian membatalkan penalti yang sempat diberikan.
Arteta mengungkapkan wasit membutuhkan hingga belasan kali peninjauan sebelum mengambil keputusan akhir.
“Anda sudah membuat keputusan, tidak seharusnya dibatalkan setelah melihat ulang 13 kali,” tegasnya.
UEFA kemudian memberikan penjelasan penalti tersebut dibatalkan karena dinilai tidak ada pelanggaran yang cukup untuk dihukum, meski tayangan ulang menunjukkan adanya kontak antara Hancko dan Eze.
Keputusan itu juga memicu perdebatan di kalangan analis sepak bola TNT Sports, termasuk Steven Gerrard, Martin Keown, dan Steve McManaman, yang mempertanyakan konsistensi penggunaan VAR dalam laga tersebut. Mereka juga menyoroti reaksi pelatih Atletico, Diego Simeone, di tepi lapangan saat proses peninjauan berlangsung.
Sebelumnya, kedua tim sama-sama mendapatkan peluang dari titik putih. Viktor Gyökeres membawa Arsenal unggul lebih dahulu lewat penalti pada menit ke-44, sebelum Julián Álvarez menyamakan kedudukan untuk Atletico pada menit ke-56.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




