Piala Dunia: Terjerat Pengaturan Skor, Elye Wahi Absen Lawan Jerman
Kamis, 18 Juni 2026 | 18:16 WIB
Toronto, Beritasatu.com - Tim nasional Pantai Gading dipastikan tanpa Elye Wahi saat menghadapi Jerman pada laga grup Piala Dunia 2026 di Toronto, Sabtu (20/6/2026). Penyerang berusia 23 tahun tersebut tidak mendapatkan izin untuk memasuki wilayah Kanada di tengah penyelidikan dugaan pengaturan skor yang sedang menjerat namanya.
Federasi Sepak Bola Pantai Gading (FIF) menyatakan, Elye Wahi tidak dapat ikut terbang bersama skuad karena proses administrasi untuk memasuki Kanada belum mendapatkan persetujuan.
"Perizinan administratif yang diperlukan untuk masuk ke wilayah Kanada belum dapat diperoleh pada tahap ini," demikian pernyataan federasi.
Wahi sebelumnya tampil sebagai starter saat Pantai Gading mengalahkan Ekuador 1-0 pada laga pembuka Piala Dunia di Philadelphia, Senin (15/6/2026). Selama tim berada di Kanada, ia akan tetap tinggal di Amerika Serikat hingga rombongan kembali.
Kasus yang menyeret nama Wahi mencuat setelah Liga Prancis mengungkap adanya jumlah taruhan yang tidak biasa dari berbagai negara terkait kemungkinan sang pemain menerima kartu kuning dalam pertandingan Ligue 1 antara Nice dan Metz pada 17 Mei 2026.
Dalam laga yang berakhir tanpa gol tersebut, Wahi memang menerima kartu kuning. Aktivitas taruhan mencurigakan itu kemudian dilaporkan kepada kepolisian, otoritas perjudian, serta Federasi Sepak Bola Prancis untuk ditindaklanjuti.
Kantor Kejaksaan Marseille mengonfirmasi seorang pesepak bola profesional berusia 23 tahun yang bermain di Ligue 1 sempat ditahan untuk dimintai keterangan pada 29 Mei 2026 sebagai bagian dari penyelidikan.
Penyidikan tersebut mencakup dugaan tindak pidana penipuan terorganisasi, korupsi olahraga terorganisasi, penadahan, serta pencucian uang. Namun, setelah diperiksa, pemain tersebut dibebaskan dan tidak ditahan lebih lanjut.
Hingga kini, pihak Wahi belum memberikan komentar resmi terkait kasus tersebut.
Sementara itu, Federasi Sepak Bola Pantai Gading menegaskan belum menerima pemberitahuan resmi mengenai proses hukum maupun administrasi yang melibatkan pemain tersebut.
"Dalam periode yang sangat sensitif ini, FIF memberikan dukungan penuh kepada pemain dan tetap menaruh kepercayaan kepadanya. Elye Wahi tetap menjadi anggota penting tim nasional Pantai Gading," tulis federasi.
Wahi tampil cukup impresif sepanjang paruh kedua musim lalu. Setelah bergabung dengan Nice sebagai pemain pinjaman dari klub Jerman, Eintracht Frankfurt, pada Januari, ia mencetak sembilan gol dalam 18 pertandingan di semua kompetisi.
Salah satu kontribusi terbesarnya datang pada laga play-off promosi-degradasi Ligue 1 ketika ia mencetak dua gol dalam kemenangan 4-1 atas AS Saint-Étienne, yang memastikan Nice bertahan di kasta tertinggi sepak bola Prancis.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




