Toni Jadikan HUT Ke-99 Persebaya Motivasi Raih Prestasi Musim Depan
Jumat, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB
Surabaya, Beritasatu.com – Gelandang muda Persebaya Surabaya, Toni Firmansyah, memiliki harapan besar untuk klub yang dibelanya menjelang musim 2026/2027. Bertepatan dengan peringatan hari jadi ke-99 Persebaya, pemain asal Surabaya itu berharap Bajul Ijo terus berkembang dan mampu mencapai target yang telah ditetapkan.
Menurut Toni, usia Persebaya yang hampir mencapai satu abad menjadi momentum penting bagi klub untuk terus tumbuh sebagai salah satu kekuatan besar sepak bola Indonesia.
"Menurut saya pada anniversary ke-99 tahun ini, semoga Persebaya ke depannya lebih maju dan semoga kita mencapai target-target mendapatkan hasil terbaik," kata Toni, Jumat (19/6/2026).
Selain berharap Persebaya meraih prestasi, pemain berusia 21 tahun tersebut juga memiliki target pribadi untuk terus berkembang dan mendapatkan kepercayaan lebih besar dari pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.
"Ya, yang pasti saya ingin mendapatkan kepercayaan dari coach (Tavares) dan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan,” ujar Toni.
Pemain binaan klub internal Persebaya itu menyadari persaingan di level profesional tidak mudah. Karena itu, ia bertekad menjaga konsistensi dan terus bekerja keras untuk meningkatkan kemampuannya.
Menatap musim baru, Toni mengaku tidak ingin cepat puas dengan pencapaiannya saat ini. Ia berkomitmen untuk terus memperbaiki diri agar bisa memberikan kontribusi lebih besar bagi Persebaya.
"Ya, mungkin ke depannya saya harus disiplin lagi dan lebih baik lagi,” katanya.
Toni menjadi salah satu pemain muda yang diharapkan mampu menjadi tulang punggung Persebaya pada musim 2026/2027. Pada musim kompetisi 2025/2026, ia mencatatkan 28 penampilan membela Persebaya dalam ajang kompetisi Super League dengan menorehkan satu assist.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




