BPBD OKU Selatan Tangani Longsor di Jalan Lintas Sumatera
Sabtu, 3 Januari 2026 | 10:57 WIB
OKU Selatan, Beritasatu.com - Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, menangani tanah longsor yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya pada ruas jalan yang menghubungkan Desa Muarasindang Ilir dengan Desa Watas, Kecamatan Sindang Danau.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Selatan, Heri Pramono mengatakan, tanah longsor tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah setempat pada Kamis (1/1/2026) malam. Hujan deras menyebabkan tanah dari tebing di sisi jalan runtuh dan menutup seluruh badan jalan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, longsoran tanah tersebut berdampak serius terhadap arus lalu lintas. Material longsor dari atas bukit dilaporkan memiliki panjang sekitar 20 meter, lebar 6 meter, dengan ketinggian mencapai 4 meter, sehingga membuat kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.
"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa karena saat longsor terjadi kondisi jalan lintas provinsi ini sedang sepi," kata Heri Pramono di Muaradua, Jumat (2/1/2026), sebagaimana dikutip dari Antara.
Akibat kejadian tersebut, jalur penghubung antardesa di Kecamatan Sindang Danau sempat lumpuh total. Jalan Lintas Sumatera yang menjadi akses utama transportasi warga dan distribusi logistik pun tidak dapat digunakan sementara waktu.
Heri menjelaskan, BPBD OKU Selatan segera mengerahkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan darurat. Proses evakuasi dilakukan guna membersihkan material longsor agar arus lalu lintas dapat kembali normal.
Dalam upaya tersebut, BPBD menurunkan dua unit alat berat untuk mempercepat proses pembersihan tanah longsor ke tempat pembuangan yang telah ditentukan.
"Saat ini petugas kami bersama TNI dan Polri serta dibantu masyarakat masih berjibaku membersihkan material tanah longsor menggunakan dua unit alat berat," ungkapnya.
Selain melakukan pembersihan, tim gabungan juga mengambil langkah antisipatif dengan membuka jalur alternatif sementara di sekitar lokasi longsor. Jalur ini hanya dapat dilalui kendaraan roda dua dengan sistem buka tutup atau bergantian, guna mengurangi kepadatan dan risiko kecelakaan.
"Untuk sementara waktu jalan tidak dapat dilewati kendaraan roda empat sampai proses evakuasi selesai dikerjakan oleh petugas di lapangan," ujarnya.
BPBD OKU Selatan mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar tetap waspada, terutama saat melintasi wilayah rawan longsor, mengingat intensitas hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi. Warga juga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




