ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

2 Rumah dan 1 Perahu Hancur Ditabrak Tongkang Batu Bara di Palembang

Sabtu, 25 April 2026 | 17:07 WIB
AP
SM
Penulis: Andika Pratama | Editor: SMR
Rumah warga hancur ditabrak kapal tongkang pengangkut batu bara di bantaran Sungai Musi, Gandus, Palembang, Jumat, 24 April 2026.
Rumah warga hancur ditabrak kapal tongkang pengangkut batu bara di bantaran Sungai Musi, Gandus, Palembang, Jumat, 24 April 2026. (Beritasatu.com/Andika Pratama)

Palembang, Beritasatu.com — Dua rumah warga di bantaran Sungai Musi, Jalan Sosial, Lorong Harapan, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Sumatera Utara hancur ditabrak kapal tongkang pengangkut batu bara bernama Andalassemesta 02.

Insiden tersebut terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Palembang, Jumat (24/4/2026) sore. Kuatnya embusan angin membuat tongkang yang sebelumnya sedang bersandar di tepian Sungai Musi tiba-tiba bergerak tanpa kendali hingga menghantam permukiman warga di sekitarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, dampak kerusakan yang ditimbulkan sangat parah. Selain menghancurkan dua rumah warga, tongkang juga merusak satu perahu ketek milik warga yang biasa digunakan untuk mencari nafkah sehari-hari.

ADVERTISEMENT

Seorang korban, Hendra (39) mengungkapkan saat kejadian dirinya berada di dalam rumah. Namun, melihat kondisi cuaca yang semakin memburuk, ia memutuskan keluar untuk menyelamatkan diri.

“Saat itu hujan deras dan angin sangat kencang. Tongkang yang sedang bersandar tiba-tiba bergerak terbawa arus dan angin, lalu menghantam kapal ketek dan langsung menghancurkan rumah kami,” ujar Hendra kepada wartawan, Sabtu (25/4/2026).

Akibat kejadian tersebut, Hendra mengaku mengalami kerugian besar. Tidak hanya rumahnya yang hancur, tetapi juga kapal ketek yang menjadi sumber penghasilannya turut rusak berat.

“Kerugian diperkirakan mencapai Rp 300 juta. Rumah hancur, kapal ketek untuk mencari nafkah juga tidak bisa digunakan lagi,” katanya.

Selain rumah dan kapal, fasilitas lain seperti jalan cor di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan akibat hantaman tongkang. Warga sekitar pun sempat panik dan berhamburan keluar rumah untuk menghindari kemungkinan terburuk.

Hendra menambahkan, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini meninggalkan trauma bagi warga yang tinggal di bantaran Sungai Musi, terutama saat cuaca ekstrem melanda.

“Tidak ada korban jiwa, tetapi dua rumah, kapal, dan jalan cor rusak parah. Kami berharap ada perhatian dari pihak terkait atas kejadian ini,” tandasnya.

Polisi belum memberikan keterangan resmi pascatongkang menabrak dua rumah dan satu kapal ketek tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon