ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wabup Asahan Ungkap Fakta Mencurigakan di Tambang Longsor

Sabtu, 6 September 2025 | 15:19 WIB
MP
JS
Penulis: M Yudi Setiawan Pane | Editor: JJS
Wabup Asahan Rianto mengunjungi lokasi tambang longsor.
Wabup Asahan Rianto mengunjungi lokasi tambang longsor. (Beritasatu.com/Yudi Pane)

Asahan, Beritasatu.com - Tragedi mengerikan terjadi di lokasi tambang galian C di Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Tiga orang pekerja tewas dan satu lainnya kritis setelah tebing batu padas longsor dan menimpa mereka saat sedang bekerja, Jumat (5/9/2025).

Insiden tragis ini mendapat perhatian dari Wakil Bupati Asahan Rianto, yang turun ke lokasi bersama aparat desa dan instansi terkait.

Menurut keterangan saksi, peristiwa berawal saat para pekerja tengah memecah batu padas menggunakan palu atau godam, kemudian memindahkannya ke atas truk colt diesel.

ADVERTISEMENT

Namun secara tiba-tiba, tebing batu padas yang mereka gali runtuh, menyebabkan para pekerja tertimbun material batu dalam hitungan detik.

“Tiba-tiba longsor, tiga orang tertimpa langsung, satu orang selamat namun kondisinya kritis,” ujar salah satu saksi di lokasi kejadian.

Berikut identitas para korban:

Korban meninggal dunia 

  1. Rijal Siagian (42)
  2. Sarpin (52)
  3. Sahroni Siahaan alias Konit (40)

Korban kritis

  1. Edianto (40) dirujuk ke rumah sakit di Kota Medan.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan para korban mengalami luka berat di bagian kepala dan tubuh, akibat tertimpa material batu besar. Ketiga jenazah telah disemayamkan di rumah duka masing-masing.

Wakil Bupati Asahan Rianto menyampaikan rasa duka mendalam kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa aktivitas tambang akan dievaluasi, termasuk izin operasionalnya.

"Kami akan mengecek legalitasnya. Jika tidak ada izin, maka akan kami serahkan ke pihak yang berwajib untuk penyelidikan lebih lanjut," tegas Rianto kepada wartawan, Sabtu (6/9/2025).

Ia mengimbau pemilik tambang galian C lainnya di Asahan untuk menghentikan sementara aktivitas tambang demi mencegah kejadian serupa.

Pihak Polres Asahan telah memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk mencegah warga masuk ke area rawan longsor. Sejumlah barang bukti juga diamankan, antara lain dua buah palu/godam, batu berlumuran darah, satu unit truk colt diesel.

Sementara itu, Kepala Desa Marjanji Aceh Rayani Sianipar mengaku, mendapat laporan dari warga tidak lama setelah kejadian.

“Saat saya tiba, dua korban sudah terlihat, satu korban masih dalam proses evakuasi karena tertimbun batu,” ungkapnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Longsor Cinangka Lebak Meluas, 4 Rumah Terancam Tergerus

Longsor Cinangka Lebak Meluas, 4 Rumah Terancam Tergerus

BANTEN
Jalur Longsor Cianjur Selesai Diperbaiki, KA Siliwangi Normal Lagi

Jalur Longsor Cianjur Selesai Diperbaiki, KA Siliwangi Normal Lagi

JAWA BARAT
Longsor Tutup Akses ke Wisata Gunung Padang, Alat Berat Dikerahkan

Longsor Tutup Akses ke Wisata Gunung Padang, Alat Berat Dikerahkan

JAWA BARAT
Tebing 70 Meter Longsor Lumpuhkan Jalan Utama Garut

Tebing 70 Meter Longsor Lumpuhkan Jalan Utama Garut

JAWA BARAT
Jalur KA Cipatat-Sukabumi Kembali Normal Seusai Tertimbun Longsor

Jalur KA Cipatat-Sukabumi Kembali Normal Seusai Tertimbun Longsor

JAWA BARAT
Korban Tertimbun Longsor di Sumedang Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

Korban Tertimbun Longsor di Sumedang Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon