Wapres Gibran Apresiasi Sinergi SMK 3 Tangerang dalam Program Makan Bergizi Gratis
Kamis, 21 November 2024 | 14:31 WIB
Tangerang, Beritasatu.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan program uji coba makan bergizi gratis (MBG) di sekolah menengah kejuruan (SMK) Negeri 3 Tangerang, Banten, Kamis (21/11/2024). Ia memberikan apresiasi atas keterlibatan SMK 3 Tangerang dalam menyediakan ratusan porsi menu makanan untuk program nasional tersebut.
Dalam kunjungan kerjanya, Gibran didampingi penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar beserta Pj Wali Kota Tangerang Nurdin.
Gibran menekankan, program makan bergizi gratis bukan sekadar penyediaan makanan gratis, melainkan langkah strategis untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif.
"Sinergi dan keterlibatan berbagai pihak, termasuk sekolah kejuruan, seperti SMKN 3 Tangerang, penting dalam mendukung program nasional Presiden Prabowo Subianto," ucap Gibran.
Selain itu, ia memberikan apresiasi kepada SMKN 3 Tangerang atas kontribusinya dalam menyiapkan dan menyajikan 864 paket menu bergizi, yang terdiri atas nasi, ayam teriyaki, tumis buncis wortel bakso, pisang, dan susu.
Ia juga menilai model pelibatan pendidikan kejuruan pada program pemerintah, seperti makan bergizi gratis ini tidak hanya akan mendorong peningkatan kesehatan anak didik, tetapi juga kapasitas pembelajaran bagi siswa.
Sementara itu, Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, pembiayaan program MBG nantinya akan menggunakan dana asli pendapatan daerah (PAD) Provinsi Banten sebesar 4%, sesuai petunjuk Kementerian Dalam Negeri.
"Kemudian juga provinsi punya kewajiban untuk meng-cover pembiayaan bagi SMP dan SD. Nah yang itu nanti kita alokasikan lewat bagi hasil dari provinsi di antara sumber pembiayaannya," kata Al Muktabar.
Al Muktabar juga menyampaikan untuk menghemat pembiayaan program MBG, pihaknya akan melibatkan pihak sekolah memasak sendiri, seperti siswa kejujuran tata boga.
"Nah, ini sebuah model pelaksanaan program makan bergizi gratis, dengan pemberdayaan sekolah karena sekolah kejuruan, khususnya tata boga memiliki alat-alat fasilitas yang memadai untuk melakukan proses memasak. Jadi dimasak sendiri, sehingga itu juga mengurangi cost," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




