ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga Kelapa Capai Rp 25.000, Petani di Lebak Tak Dapat Untung

Kamis, 24 April 2025 | 12:24 WIB
B
BW
Penulis: Budiman | Editor: BW
Salah satu petani kelapa, Halil, warga Kampung Cipasung, Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten, memanjat kelapa di kebunnya, Kamis  24 April 2025.
Salah satu petani kelapa, Halil, warga Kampung Cipasung, Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten, memanjat kelapa di kebunnya, Kamis 24 April 2025. (Beritasatu.com/Budiman)

Lebak, Beritasatu.com - Harga kelapa yang menembus Rp 25.000 per buah di pasaran sejak beberapa bulan terakhir tidak berdampak terhadap kesejahteraan para petani di Lebak, Banten.

Hal itu lantaran pembelian kelapa terbilang asal-asalan sehingga tidak memberikan keuntungan bagi mereka.

Salah satunya seperti yang dirasakan Halil, seorang petani kelapa warga kampung Cipasung, Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten. Meski saat ini harga kelapa di sejumlah pasar tengah melambung, dia mengaku tidak mendapatkan keuntungan.

"Tidak merasakan untung, masalahnya kan saya petani, kelapa dibeli sama tengkulak itu cuma Rp 3.000 per buah, itu juga sudah paling mahal, kadang-kadang mah sudah ada di bawah kelapanya, kalau dipanjat sama tengkulak mah paling juga Rp 2.000 kadang-kadang," kata Halil, saat ditemui di kebunnya, Kamis (24/4/2025).

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan, dalam setiap bulan dia mampu menjual ratusan kelapa kepada para tengkulak di wilayahnya.

"Kadang 500 butir, 400 butir, tergantung kondisi buahnya sih, tetapi kalau lagi bagus buahnya sampai 500 butir, sebulan sekali dijualnya," ujarnya.

"Kelapanya saya kumpulin dahulu, karena saya sudah tidak kuat naik, paling juga 10 batang sehari. Setelah terkumpul kelapanya baru saya panggil tengkulak," sambungnya.

Ia berharap di tengah melonjaknya harga kelapa tersebut dia juga ingin merasakan keuntungan dari hasil penjualan kelapa.

"Keinginan saya sih harga kelapa pada petani itu meningkat lah, jangan cuma Rp 3.000 doang, minimal ya Rp 6.000, Rp 7.000, Rp 10.000," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kementan Belum Berencana Batasi Ekspor Kelapa

Kementan Belum Berencana Batasi Ekspor Kelapa

EKONOMI
Mentan Luncurkan Gerakan 5 Juta Kelapa untuk Percepat Hilirisasi

Mentan Luncurkan Gerakan 5 Juta Kelapa untuk Percepat Hilirisasi

EKONOMI
Hilirisasi Kelapa di Maluku Utara Bikin Harga Naik 500 Persen

Hilirisasi Kelapa di Maluku Utara Bikin Harga Naik 500 Persen

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon