85 PPPK di Pandeglang Gagal Lolos Seleksi ASN gegara Hal Sepele
Kamis, 2 Oktober 2025 | 08:50 WIB
Pandeglang, Beritasatu.com - Ribuan tenaga honorer di Kabupaten Pandeglang, Banten, tengah berbahagia setelah dipastikan lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Namun di balik euforia itu, ada 85 peserta yang harus menelan kekecewaan pahit lantaran gagal diangkat hanya gara-gara persoalan administrasi sepele.
Analis SDM Aparatur Ahli Muda BKPSDM Pandeglang Juwita Mutachirriyah menjelaskan, dari total 5.820 peserta seleksi, sebanyak 5.735 orang berhasil melaju hingga tahap akhir. Sementara 85 orang lainnya otomatis gugur karena kelalaian dalam melengkapi dokumen.
“Sebanyak 81 peserta tidak menyelesaikan pengisian daftar riwayat hidup (DRH). Selain itu, ada empat peserta lain yang sudah isi, tapi tidak melampirkan surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM). Semuanya tidak bisa diproses,” jelas Juwita, Kamis (2/10/2025).
Menurutnya, pihak panitia sebenarnya telah memberikan waktu yang cukup bagi para peserta untuk melengkapi persyaratan. Namun, karena kelalaian kecil itu, kesempatan mereka untuk diangkat menjadi PPPK pun hilang. “Kalau tidak ada SPTJM, tetap tidak bisa diusulkan ke pusat meskipun DRH sudah diisi,” tegasnya.
Sementara itu, untuk ribuan peserta yang lolos, BKPSDM Pandeglang telah mengusulkan Nomor Induk Pegawai (NIP) ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Proses berikutnya tinggal menunggu keluarnya persetujuan teknis (pertek) dari BKN sebelum pelantikan dilakukan.
“Setelah pertek dari BKN turun, baru bisa ditetapkan jadwal pelantikan. Jadi jumlah final tenaga honorer yang dipastikan lolos adalah 5.735 orang, dan tidak akan ada tambahan lagi,” pungkas Juwita.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




