Prabowo Bagi Ratusan Becak Listrik di Tangerang dari Kantong Pribadi
Jumat, 14 November 2025 | 11:07 WIB
Tangerang, Beritasatu.com — Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan ratusan becak listrik kepada para penarik becak di Kota Tangerang, Banten. Bantuan ini disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) dan seluruh pendanaannya berasal dari kantong pribadi Presiden Prabowo, bukan dari anggaran negara.
Ketua Umum GSN Teguh Arief Indratmoko menjelaskan bahwa dari rencana total 200 unit becak listrik, sebanyak 140 unit telah selesai dan sudah diserahkan kepada para penarik becak. Sementara itu, 60 unit sisanya akan menyusul dalam waktu dekat.
Menurut Teguh, program ini berawal dari kepedulian Prabowo ketika masih menjabat sebagai menteri pertahanan. Ia pernah melihat seorang penarik becak lanjut usia yang bekerja dalam kondisi memprihatinkan.
“Beliau tersentuh melihat seorang pengemudi becak usia 70 tahun, kurus, penuh peluh, kulitnya hitam terbakar matahari. Dari situ muncul inisiatif membuat becak listrik agar meringankan pekerjaan mereka,” ujar Teguh, Jumat (14/11/2025).
Becak listrik tersebut diproduksi oleh PT Pindad dan akan terus diproduksi untuk kebutuhan nasional. Tahun ini ditargetkan sebanyak 10.000 unit, dan pada tahun 2026 jumlahnya akan ditingkatkan menjadi 30.000 unit untuk disalurkan ke berbagai daerah.
GSN memastikan para penerima mendapatkan pelatihan penggunaan dan perawatan becak listrik. Tim teknis akan mendampingi langsung para pengemudi becak dan menyediakan layanan purna jual. Bengkel-bengkel mitra juga telah disiapkan, dan jika ada wilayah yang belum memiliki fasilitas, tim pusat akan turun langsung untuk melakukan perbaikan.
Pada tahap awal, penerima difokuskan kepada penarik becak berusia 70 tahun ke atas. Setelah kuota terpenuhi, batas usia akan diturunkan menjadi 60 tahun dan disesuaikan secara bertahap.
Satu unit becak listrik bernilai sekitar Rp 23 juta dan diberikan sepenuhnya secara cuma-cuma kepada para penarik becak. Program ini tidak hanya menyasar Kota Tangerang, tetapi jufa kota-kota seperti Tegal dan Pekalongan yang telah menerima bantuan serupa.
Ke depan, seluruh daerah di Indonesia yang memiliki populasi penarik becak akan mendapatkan distribusi becak listrik secara bertahap. “Selama ada populasi becak, semuanya akan dikasih,” tegas Teguh.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




