ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

KLH Dalami Pencemaran Sungai Cisadane Imbas Kebakaran Gudang Pestisida

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:11 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Sungai Cisadane diduga tercemar zat kimia pestisida akibat kebakaran gudang pestisida.
Sungai Cisadane diduga tercemar zat kimia pestisida akibat kebakaran gudang pestisida. (Antara/Pemkot Tangerang)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) mengirimkan tim untuk mendalami dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat dampak kebakaran gudang bahan kimia pestisida di Taman Tekno, Blok K3, nomor 37, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

"Tim KLH/BPLH dari Kedeputian Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) dan Pusarpedal (Pusat Sarana Pengendalian Dampak Lingkungan) sedang di lapangan," kata Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLH/BPLH Rasio Ridho Sani di Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai hasil kajian sementara dari tim KLH/BPLH, Deputi PPKL KLH/BPLH Rasio menyebutkan tim masih berada di lapangan sehingga hasilnya belum dapat disampaikan.

"Masih di lapangan," tuturnya dikutip dari Antara.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, kebakaran gudang pestisida, Senin (9/2/2026), diduga berdampak pada pencemaran Sungai Cisadane.

Kebakaran itu disinyalir menyebabkan dampak serius terhadap lingkungan sekitar dengan kondisi sungai di sekitar lokasi dilaporkan tercemar, ditandai dengan perubahan kondisi air serta ikan yang mengapung akibat tercemar pestisida.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel sebelumnya menyebutkan dugaan cemaran aliran kali berasal dari gudang penyimpanan bahan kimia pestisida.

Baca Juga: Gudang Pestisida Terbakar, Air Sungai Cisadane Diuji Lab

Kepala Seksi Pengendalian, Pencemaran dan Pengawasan Lingkungan (P3L) DLH Tangsel Hadiman mengatakan berdasarkan hasil penelusuran lapangan ditemukan adanya sumber pencemaran yang berasal dari cairan kimia.

"Iya dari cairan kimia di lokasi kebakaran gudang pestisida," ucapnya pada Selasa (10/2/2026).

Dia mengatakan cairan kimia tersebut berasal dari gudang penyimpanan pestisida yang di Kota Tangsel, di mana, gudang itu terjadi kebakaran sehingga sejumlah bahan kimia dilakukan penyemprotan oleh damkar dan tersebar ke bantaran kali.

Akibat kejadian tersebut, kondisi aliran kali mengalami perubahan warna dan berbau. Bahkan, ikan yang berada dalam aliran kali itu mengambang mati akibat terpapar cairan pestisida dari lokasi gudang penyimpanan yang kebakaran.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Gudang Pestisida di Tangsel Terbakar, Bahan Kimia Sulitkan Pemadaman

Gudang Pestisida di Tangsel Terbakar, Bahan Kimia Sulitkan Pemadaman

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon