ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemudik Padati Stasiun Rangkasbitung Jelang Imlek dan Ramadan

Senin, 16 Februari 2026 | 19:25 WIB
B
SL
Penulis: Budiman | Editor: LES
 Stasiun Rangkasbitung dipadati penumpang jelang libur Imlek dan awal Ramadan 2026.
Stasiun Rangkasbitung dipadati penumpang jelang libur Imlek dan awal Ramadan 2026. (Beritasatu.com/Budiman)

Lebak, Beritasatu.com –  H-1 libur Tahun Baru Imlek 2026 yang berdekatan dengan awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah membuat Stasiun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, dipadati ribuan penumpang pada Senin (16/2/2026) sore.

Para penumpang mayoritas adalah warga Banten dan Sumatera yang bermukim di wilayah Jabodetabek. Mereka memanfaatkan momentum libur panjang ini untuk pulang ke kampung halaman guna menyambut awal puasa bersama keluarga.

Pantauan di lokasi menunjukkan kepadatan terjadi di beberapa titik krusial, terutama pada pintu gate tiket otomatis dan reader gate penumpang dari arah Jakarta. Antrean terpantau mengular hingga mendekati area peron.

ADVERTISEMENT

Kondisi serupa juga terlihat di gate keberangkatan menuju Stasiun Merak. Para penumpang tampak membawa barang bawaan besar, mulai dari koper hingga kardus. Arus penumpang didominasi oleh warga Kabupaten Lebak, Pandeglang, dan Serang, sementara sebagian lainnya akan menyeberang ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak.

Bagi banyak pemudik, perjalanan kali ini terasa spesial karena berbarengan dengan persiapan menyambut Ramadan. Mereka berencana menjalani puasa hari pertama dan salat tarawih di kampung halaman.

Ati (35), penumpang asal Kabupaten Pandeglang, mengaku sengaja berangkat dari Jakarta lebih awal.

"Saya dari Jakarta mau ke Pandeglang. Sekalian pulang kampung karena libur Imlek, dan juga mau puasa pertama di kampung," ujar Ati saat ditemui di Stasiun Rangkasbitung.

Hal senada diungkapkan oleh Hendrik, pemudik tujuan Lampung. Ia menceritakan perjuangannya menembus kepadatan di dalam kereta demi bisa berkumpul dengan keluarga.

"Di kereta berjubel sekali. Tadi mau duduk tidak bisa karena penuh. Akhirnya berdiri sampai sini. Mau silaturahmi dan tarawih pertama di kampung," kata Hendrik.

Volume penumpang di Stasiun Rangkasbitung diperkirakan masih akan tetap tinggi hingga malam hari. Tingginya mobilitas masyarakat ini dipicu oleh perpaduan hari libur nasional dan tradisi menyambut bulan suci yang kuat di kalangan warga Banten dan Sumatera.

Pihak pengelola stasiun mengimbau penumpang untuk tetap berhati-hati dengan barang bawaan dan memastikan saldo kartu transportasi mencukupi guna mempercepat proses di pintu masuk.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Arus Balik 2026, 176.000 Penumpang Padati Stasiun Rangkasbitung

Arus Balik 2026, 176.000 Penumpang Padati Stasiun Rangkasbitung

BANTEN
Arus Balik Lebaran di Rangkasbitung Diwarnai Urbanisasi ke Jakarta

Arus Balik Lebaran di Rangkasbitung Diwarnai Urbanisasi ke Jakarta

BANTEN
H-7 Lebaran, Stasiun Rangkasbitung Mulai Dipadati Pemudik

H-7 Lebaran, Stasiun Rangkasbitung Mulai Dipadati Pemudik

EKONOMI
Gara-gara Tumbler Anita, Petugas Rangkas Lainnya Dapat SP 1

Gara-gara Tumbler Anita, Petugas Rangkas Lainnya Dapat SP 1

BANTEN
Spesifikasi Modern Stasiun Rangkasbitung Ultimate yang Baru Beroperasi

Spesifikasi Modern Stasiun Rangkasbitung Ultimate yang Baru Beroperasi

BANTEN
Megahnya Stasiun Rangkasbitung Ultimate, Modern dengan Nuansa Baduy

Megahnya Stasiun Rangkasbitung Ultimate, Modern dengan Nuansa Baduy

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT