Wisata Berujung Duka, Pelajar SMA Tewas Terseret Ombak Pantai Camara
Selasa, 17 Februari 2026 | 15:02 WIB
Pandeglang, Beritasatu.com — Seorang pelajar asal Kabupaten Tangerang, Banten, bernama Sammy Alvitrano Nurwahid Prasetyo (17) ditemukan tewas setelah terseret ombak di Pantai Camara, Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Selasa (17/2/2026).
Korban yang merupakan siswa SMA negeri di Kabupaten Tangerang itu sebelumnya dilaporkan hilang pada Senin (16/2/2026) saat beraktivitas di sekitar bibir pantai. Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian tinggi gelombang di kawasan pesisir selatan Pandeglang mencapai sekitar 1,5 meter.
Tim SAR gabungan bersama warga menemukan jasad korban sekitar pukul 09.25 WIB. Korban ditemukan sejauh kurang lebih 50 meter dari lokasi pertama kejadian (LKP) dalam kondisi meninggal dunia.
Komandan Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Vicky Meidy, mengatakan korban ditemukan tidak jauh dari titik awal dilaporkan hilang.
"Kami menemukan korban kurang lebih 50 meter dari LKP pada pukul 09.25. Langsung korban dibawa ke Puskesmas Sumur," ujar Vicky.
Jenazah kemudian dievakuasi ke Puskesmas Sumur untuk penanganan medis lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga.
Proses pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, hingga relawan. Dari kepolisian, tim yang terlibat antara lain Polairud dan Polsek Cigeulis. Sementara dari unsur TNI, pencarian dibantu TNI AL dan Koramil Cigeulis.
Namun, operasi SAR sempat menghadapi kendala cuaca ekstrem. "Untuk kondisi saat ini memang cuaca sedang ekstrem. Kendalanya di arus dan gelombang, kemudian putaran angin yang cukup kuat," jelasnya.
Hingga saat ini, kondisi cuaca di perairan selatan Pandeglang dilaporkan masih kurang bersahabat, dengan gelombang tinggi dan angin kencang.
Tim SAR mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berwisata, khususnya di kawasan pantai dengan karakter ombak besar seperti Pantai Camara di Pandeglang.
"Kami imbau kembali, tetaplah bijak saat berwisata, baik di air, di gunung maupun di mana pun. Tetaplah berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan wisata," tegas Vicky.
Wisatawan juga diminta untuk selalu memantau peringatan dini cuaca dari BMKG sebelum melakukan aktivitas di kawasan pesisir, terutama saat musim cuaca ekstrem.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berwisata di pantai selatan Banten yang dikenal memiliki arus kuat dan gelombang tinggi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




