ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bentrokan Gangster di Rajeg Tangerang, Polisi Tingkatkan Patroli

Selasa, 17 Februari 2026 | 17:29 WIB
WK
SL
Penulis: Wawan Kurniawan | Editor: LES
Rekaman CCTV memperlihatkan anggota gangster terlibat bentrokan di Jalan Raya Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten pada Minggu, 15 Februari 2026.
Rekaman CCTV memperlihatkan anggota gangster terlibat bentrokan di Jalan Raya Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten pada Minggu, 15 Februari 2026. (Istimewa/Istimewa)

Tangerang, Beritasatu.com -  Dua kelompok gangster bersenjata tajam terlibat bentrok di Jalan Raya Rajeg, Kabupaten Tangerang. Peristiwa itu membuat sejumlah pengendara ketakutan dan terpaksa menghentikan kendaraan karena khawatir menjadi sasaran aksi brutal.

Aksi bentrokan gangster di Rajeg tersebut terekam kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dalam rekaman, sekelompok gangster yang datang menggunakan sepeda motor berhenti di tengah jalan dan berteriak memprovokasi kelompok lain yang berada di seberang sungai.

Kelompok yang berada di seberang sungai kemudian menyeberang melalui jembatan sambil membawa senjata tajam. Bentrokan ratusan pemuda dari dua kubu pun pecah di ujung jalan raya.

ADVERTISEMENT

Bentrokan kedua kelompok gangster itu membuat warga sekitar dan pengendara yang melintas panik. Sejumlah pengendara menepikan kendaraan karena sempat diancam menggunakan senjata tajam.

Seorang warga setempat, Yusuf, mengatakan bentrokan terjadi pada Minggu (15/2/2026) dini hari dan bukan kali pertama terjadi di kawasan tersebut.

"Warga resah karena mereka membawa senjata tajam seperti pedang dan parang yang ukurannya besar. Warga termasuk saya jadi takut usaha di sini," ungkapnya.

Menurut warga, keberadaan kelompok gangster yang kerap berkumpul pada malam hari membuat masyarakat merasa tidak aman, terutama bagi pengendara yang melintas.

Kanit Reskrim Polsek Rajeg, Ipda Adi Sulfaturohman, membenarkan peristiwa bentrokan tersebut. Ia memastikan tidak ada korban luka dalam kejadian itu. "Tidak ada yang terluka, baik itu anggota gangster maupun warga, karena mereka hanya mengacungkan senjata tajamnya ke pengguna jalan," jelasnya, Selasa (17/2/2026).

Polisi mengungkapkan, kedua kelompok yang terlibat bentrok berjumlah lebih dari 100 orang. Mereka membawa berbagai jenis senjata tajam seperti samurai dan celurit berukuran besar. "Untuk penyelidikan sudah saya perintahkan Bhabinkamtibmas dan juga Unit Reskrim Polsek Rajeg untuk mengungkap kedua kelompok gangster itu," kata Adi.

Guna mengantisipasi bentrokan susulan, Polsek Rajeg akan meningkatkan patroli malam di sejumlah titik rawan. Polisi juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas pada malam hari.

"Kami juga mohon bantuan masyarakat untuk segera melapor jika melihat kelompok gangster di jalan dan bersama menjaga keamanan," pungkasnya.

Peristiwa bentrokan gangster di Rajeg ini kembali menjadi perhatian karena berpotensi membahayakan keselamatan warga dan pengguna jalan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT