4 Tewas di Jalan Rusak Pasar Kemis, Bupati Tangerang: Sudah Diperbaiki
Selasa, 17 Februari 2026 | 23:44 WIB
Tigaraksa, Beritasatu.com - Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyatakan pemerintah daerah telah melakukan perbaikan terhadap sejumlah ruas jalan rusak yang selama ini dikeluhkan masyarakat, termasuk Jalan Raya Pasar Kemis.
Pernyataan itu disampaikan menyusul kritik publik terkait kondisi jalan yang diduga memicu kecelakaan hingga menyebabkan empat orang meninggal dunia sepanjang Februari 2026.
"Sudah diperbaiki sekarang. Sekarang masih terus berjalan (proses perbaikan)," ujar Maesyal, Selasa (17/2/2026).
Ia menjelaskan, perbaikan dilakukan menggunakan anggaran pemeliharaan yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun 2026.
"Untuk perbaikan jalan ada dari anggaran pemeliharaan," jelasnya.
Namun, pantauan Beritasatu.com di Jalan Raya Pasar Kemis sepanjang sekitar 4 kilometer pada Selasa (17/2/2026) menunjukkan masih terdapat sejumlah titik dengan kerusakan berat. Jalan berlubang dan pecahan aspal terlihat berserakan, sementara kendaraan besar tetap melintas di jalur tersebut.
Kondisi ini membuat pengendara harus ekstra waspada karena permukaan jalan menjadi licin dan berisiko.
"Itu nanti akan diperbaiki semuanya, nanti kita tindak lanjuti di anggaran berikutnya," ucap Maesyal.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud meminta masyarakat bersabar menunggu proses perbaikan yang tengah berlangsung.
"Kan sudah diperbaiki, atuh pelan-pelan, perbaikannya bertahap," ujarnya.
Menurut politisi Partai Golkar tersebut, perbaikan permanen memerlukan tahapan panjang, mulai dari proses penganggaran hingga tender proyek.
"Jadi ada mekanisme yang harus dilalui, Pak Bupati pasti memikirkan itu, pemerintah daerah pasti memikirkan masyarakatnya," jelasnya.
Sebelumnya, empat kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Pasar Kemis dan menewaskan empat pengendara sepeda motor. Kondisi jalan rusak diduga menjadi salah satu faktor penyebab insiden tersebut.
Kepala Unit Gakkum Satlantas Polresta Tangerang Ipda Purbawa menyatakan pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian penyelenggara jalan.
"Kalau memang terkait jalan yang rusak, kita akan lakukan penyelidikan lagi mengenai adanya beberapa kejadian tersebut," tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




