Mudik 2026: Commuter Line Merak hanya Sampai Stasiun Cilegon
Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:39 WIB
Cilegon, Beritasatu.com – Selama masa mudik Lebaran 2026, perjalanan Commuter Line Merak atau KA Lokal Merak mengalami penyesuaian rute. Kereta api dari arah Rangkasbitung kini hanya melayani perjalanan hingga Stasiun Cilegon. Untuk menjamin kelancaran arus pemudik menuju Sumatera, pemerintah telah menyiapkan 30 armada angkutan kota (angkot) secara gratis.
Pemudik yang tiba di Stasiun Cilegon tidak perlu khawatir untuk melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Merak. Sebanyak 30 armada angkot disiagakan setiap hari sebagai transportasi lanjutan gratis. Kebijakan ini diambil karena layanan kereta api menuju Stasiun Merak dihentikan sementara guna mengurai kepadatan di area pelabuhan selama periode mudik.
Petugas Pos Pengamanan 7 Cilegon, Aipda Paisal, menjelaskan bahwa seluruh penumpang kereta yang akan menyeberang wajib berpindah moda transportasi di Stasiun Cilegon.
"Betul, jadi seluruh angkot ini disediakan gratis oleh pemerintah untuk membawa pemudik yang menggunakan kereta api dari Stasiun Cilegon ke Pelabuhan Merak. Dan layanan ini bakal dilakukan setiap hari sampai arus mudik berakhir," ujar Paisal kepada tim media pada Sabtu (14/3/2026).
Penyesuaian layanan ini merupakan langkah strategis yang disepakati melalui koordinasi antara Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Dinas Perhubungan Kota Cilegon, PT ASDP Indonesia Ferry, PT Kereta Api Indonesia (Persero), serta KAI Commuter.
Skenario ini serupa dengan periode Angkutan Lebaran sebelumnya, di mana pengguna Commuter Line Merak yang bertujuan ke Stasiun Krenceng dan Stasiun Merak akan difasilitasi angkutan darat dari Stasiun Cilegon. Operasional angkot gratis ini juga telah disinkronkan dengan jadwal kedatangan serta keberangkatan kereta di stasiun.
Pihak kepolisian turut melakukan pengawasan ketat di area Stasiun Cilegon. Personel disiagakan untuk memastikan proses perpindahan penumpang dari peron kereta menuju armada angkot berjalan tertib, lancar, dan aman dari praktik pungutan liar.
Dengan adanya fasilitas angkot gratis ini, diharapkan integrasi antarmoda dapat berjalan maksimal sehingga penumpukan penumpang di stasiun maupun pelabuhan dapat diminimalisir selama puncak arus mudik 2026.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




