Ini Penyebab Kasus Kekerasan Seksual Anak di Pandeglang Meningkat
Selasa, 21 April 2026 | 08:40 WIB
Pandeglang, Beritasatu.com - Peningkatan kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Pandeglang, Banten, dipicu sejumlah faktor, mulai dari relasi kuasa pelaku, lemahnya pengawasan orang tua, hingga pengaruh lingkungan dan dunia digital. Kondisi ini membuat anak rentan menjadi korban tanpa menyadari apa yang dialaminya.
Kepala UPTD PPA DP2KBP3A Pandeglang, Mila Oktaviani, menyebut mayoritas pelaku justru berasal dari lingkungan terdekat korban. “Rata-rata pelakunya dari kerabat sendiri. Relasi kuasa antara orang tua ke anak atau guru ke siswa sangat besar pengaruhnya,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Menurut Mila, kedekatan antara pelaku dan korban membuat anak tidak curiga, bahkan cenderung menganggap tindakan tersebut sebagai hal wajar. Situasi ini kerap diperparah oleh ancaman yang membuat korban takut melapor.
Selain itu, faktor sosial turut memperburuk kondisi, seperti keterbatasan pemahaman nilai, tekanan ekonomi keluarga, serta minimnya kontrol terhadap penggunaan gawai. “Yang paling utama adalah lemahnya pengawasan orang tua terhadap penggunaan gawai,” tegasnya.
Dalam penanganan kasus, UPTD PPA Pandeglang menerapkan layanan terpadu, mulai dari pengaduan, penjangkauan korban, hingga penyediaan rumah aman. Pendampingan hukum, medis, dan psikologis dilakukan sejak awal hingga pemulihan korban.
Meski angka pelaporan meningkat, kondisi ini dinilai sebagai hal positif karena menunjukkan korban mulai berani bersuara. Namun, kasus yang terungkap diyakini hanya sebagian kecil dari kejadian sebenarnya atau fenomena “gunung es”.
Pemerintah daerah menekankan pentingnya edukasi, penguatan keluarga, serta kolaborasi lintas sektor untuk mencegah kasus serupa terus berulang. Tanpa intervensi menyeluruh, kekerasan seksual terhadap anak berpotensi terus meningkat di masyarakat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




