ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kenaikan Yesus Kristus, Umat Katolik Padati Gua Maria Bukit Kanada

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:04 WIB
B
SM
Penulis: Budiman | Editor: SMR
Peziarah Katolik dari berbagai daerah mengikuti misa dan doa bersama Hari Kenaikan Yesus Kristus di Gua Maria Bukit Kanada, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Kamis, 14 Mei 2026.
Peziarah Katolik dari berbagai daerah mengikuti misa dan doa bersama Hari Kenaikan Yesus Kristus di Gua Maria Bukit Kanada, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Kamis, 14 Mei 2026. (Beritasatu.com/Budiman)

Rangkasbitung, Beritasatu.com – Gua Maria Bukit Kanada di Kampung Narimbang Dalam, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten dipadati ribuan peziarah Katolik dari berbagai daerah pada Hari Kenaikan Yesus Kristus, Kamis (14/5/2026). 

Momen perayaan yang bertepatan dengan Bulan Maria itu menjadi perjalanan spiritual tersendiri bagi umat Katolik. 

Sejak pagi hingga menjelang sore, peziarah terlihat mengikuti misa, jalan salib, hingga memanjatkan doa dan devosi kepada Bunda Maria di kawasan destinasi wisata rohani itu.

Pantauan Beritasatu.com, para peziarah datang dari berbagai wilayah, mulai dari Jakarta, Bogor, Tangerang hingga Jawa Timur. Sebagian besar hadir bersama rombongan paroki masing-masing untuk mengikuti rangkaian ibadah dan kegiatan rohani.

ADVERTISEMENT

Fransiskus Asisi Sinuhaji, warga asal Sentul, Bogor, mengaku sengaja datang bersama istrinya untuk mengikuti Misa Kenaikan Yesus Kristus yang diperingati 40 hari setelah hari raya Paskah.

"Kenaikan Almasih ini dirayakan 40 hari setelah kebangkitan Yesus Kristus pada Hari Paskah," ujar Fransiskus kepada Beritasatu.com saat ditemui seusai berdoa.

Bagi Fransiskus, kunjungan ke Gua Maria Bukit Kanada bukan sekadar tradisi tahunan. Tempat itu memiliki makna spiritual mendalam baginnya karena doa yang pernah ia panjatkan di lokasi tersebut diyakini terkabul.

"Awalnya karena doa saya terkabul di sini, jadi ada kerinduan untuk kembali lagi berdoa di tempat ini," katanya.

Ia mengaku sudah sekitar 10 kali berziarah ke Gua Maria Bukit Kanada. Meski tempat doa serupa tersedia di banyak gereja dan katedral, Fransiskus merasa memiliki kedekatan batin tersendiri dengan lokasi tersebut.

"Di setiap paroki biasanya ada Gua Maria ataupun tempat berdoa, tetetapi saya merasa lebih dekat secara batin ketika datang ke sini," ungkapnya.

Pada perayaan Kenaikan Yesus Kristus 2026, Fransiskus berharap dirinya dan sang istri segera diberikan keturunan.

Hal serupa disampaikan Teresia Likasna (30), peziarah asal Jawa Timur yang datang bersama suaminya dan beberapa teman kerjanya untuk mengikuti perayaan Hari Kenaikan Yesus Kristus sekaligus menjalani devosi Bulan Maria.

"Karena Bulan Maria dan juga Hari Kenaikan Yesus Kristus, jadi kami menyempatkan datang ke sini untuk berdoa," ujarnya.

Teresia mengaku sebelumnya hampir setiap pekan mengunjungi Gua Maria Bukit Kanada. Namun, karena faktor jarak, kini ia hanya datang pada waktu-waktu tertentu.

"Dahulu hampir setiap Minggu saya datang ke sini, tetapi karena sekarang jaraknya jauh, jadi beberapa bulan sekali baru bisa datang lagi. Sekarang juga sudah banyak perubahan di sini," tuturnya.

Melalui doa-doa yang dipanjatkan di Gua Maria Bukit Kanada, Teresia berharap kondisi bangsa dan kehidupan masyarakat Indonesia menjadi lebih baik.

"Harapannya untuk negara kita lebih baik, kehidupan juga lebih baik, dan semua umat manusia diberi kebaikan," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bulan Rosario, Gua Maria Bukit Kanada Lebak Jadi Pusat Ziarah Katolik

Bulan Rosario, Gua Maria Bukit Kanada Lebak Jadi Pusat Ziarah Katolik

BANTEN
Hari Kenaikan Yesus Kristus, Peziarah Padati Gua Maria Bukit Kanada

Hari Kenaikan Yesus Kristus, Peziarah Padati Gua Maria Bukit Kanada

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon